Kebijakan Erick Thohir Dinilai Cerminkan Islam Wasathiyah

Minggu, 20 Maret 2022 - 00:44 WIB
loading...
Kebijakan Erick Thohir...
Menteri BUMN, Erick Thohir.Foto/SINDOphoto/Dok
A A A
JAKARTA - Kebijakan Menteri BUMN, Erick Thohir dalam bidang ekonomi syariah mencerminkan nilai-nilai dalam Islam Wasathiyah karena mendorong keseimbangan. Salah satu hal yang mencolok, yakni komitmen pemerintah dalam memperkenalkan dan memperkuat ekonomi Islam.

Hal itu disampaikan Ketua Organisasi Alumni Al-Azhar Internasional (OIAA) Cabang Indonesia, Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi. TGB mengatakan, salah satu kebijakan yang dilakukan Erick adalah merger bank-bank syariah milik BUMN menjadi satu dan mulai menciptakan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah nasional.

"Kebijakan yang diambil, khususnya terkait BUMN dan aktivitasnya di republik ini, mudah-mudahan kalau kita lihat, mencerminkan nilai-nilai dalam wasathiyyatun-Islam. Jadi tidak hanya good governance (pengelolaan) tapi masalahat untuk bangsa," kata TGB dalam Pembukaan Multaqa ke-7 Alumni Al-Azhar Mesir Indonesia di Mataram, Sabtu (19/3/2022).

Menurutnya, ekonomi syariah pun sangat penting di Indonesia. Sebab, kemajuan ekonomi syariah dengan modal yang dimiliki Indonesia sebagai negara muslim terbesar di dunia, akan mendorong kemajuan ekonomi secara keseluruhan.

TGB menjelaskan, Islam Wasathiyah tidak hanya untuk meluruskan teks-teks agama, menolak ekstermisme hingga radikalisme. Namun, merupakan cara pandang komprehensif yang ditawarkan Islam untuk kehidupan umat manusia.

Karena itu, Islam Wasathiyah mencakup aktivitas ekonomi, sosial, budaya dan politik. Baca: Erick Thohir Dampingi Jokowi Syukuran hingga Kemah di IKN

"Maka, dalam bicara wasathiyyatun-Islam pada konteks ekonomi, kita harus memastikan aktivitas-aktivitas ekonomi baik oleh Indonesia maupun kelompok yang dilakukan negara harus hadirkan nilai keadilan, keseimbangan, dan kemaslahatan untuk semua serta keberlanjutan," katanya.

Sementara itu, Erick Thohir mengatakan, Indonesia sangat kaya karena punya sumber daya alam dan penduduk yang produktif. Itu sebabnya, ekonomi Indonesia diprediksi akan tumbuh terus hingga 2045 yang akan menempatkan Indonesia menempati peringkat keempat ekonomi terbesar di dunia.

Dengan kata lain, Indonesia akan menjadi negara ekonomi muslim terbesar di dunia. Sementara itu, populasi muslim dewasa kelas menengah akan tumbuh dari 161 juta orang menjadi 184 juta orang. Dari segi pendapatan, pangsanya akan makin kuat dari 39 persen menjadi 57,6 persen.

"Namun, ada yang menggelitik. Ketika bicara ekonomi keislaman, kita sangat konsumstif (produk halal) dan itu nomor empat terbesar di dunia namun ketika bicara produksinya, lima besar pun tidak masuk. Jadi ada yang salah. Kita hanya tumbuh konsumsinya tapi produksinya tidak," kata Erick.

Menurutnya, hal itu yang menjadi salah satu dasar pemerintah melakukan penggabungan bank syariah menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI). Sebab, dengan adanya institusi keuangan syariah yang terpusat, pemerintah bisa mendorong keseimbangan.

"Inilah mengapa kami di BUMN harus mengintervensi dan memastikan, kalau memang tidak ada keseimangan harus kita coba seimbangkan," kata Erick.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: Raih Kepuasan Tinggi, Erick Thohir Masuk Menteri Kinerja Terbaik
Erick Thohir Minta Maaf...
Erick Thohir Minta Maaf ke Prabowo usai Timnas Gagal Lolos Piala Dunia 2026
Komisi X DPR Minta Menpora...
Komisi X DPR Minta Menpora Bangun Budaya Pemuda Indonesia yang Suportif
Erick Thohir Rangkap...
Erick Thohir Rangkap Jabatan Menpora dan Ketum PSSI, DPR: Tak Ada Statuta Perintahkan Harus Mundur
Jadi Menpora, Kekayaan...
Jadi Menpora, Kekayaan Erick Thohir Capai Rp2,4 Triliun
Ditinggal Erick Thohir,...
Ditinggal Erick Thohir, Posisi Menteri BUMN Kosong
BRI Gandeng Syailendra...
BRI Gandeng Syailendra Capital Hadirkan Investasi Syariah melalui Super App BRImo
Ambil Peluang Investasi...
Ambil Peluang Investasi Syariah di Booth MNC Sekuritas dalam Sharia Investment Week 2026
Menlu Sugiono Terpilih...
Menlu Sugiono Terpilih sebagai Ketum PB IPSI, Menpora Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
Rekomendasi
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
FIFA Beri Lampu Hijau,...
FIFA Beri Lampu Hijau, Michael Oliver Pimpin Laga Belanda vs Swedia
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Infografis
7 Universitas Islam...
7 Universitas Islam Negeri Terbaik Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved