Webinar Perindo, Mahasiswa: Konflik Rusia-Ukraina Akibat Ketidakadilan PBB
Jum'at, 18 Maret 2022 - 20:22 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Partai Perindo: Indonesia Dukung Resolusi Majelis PBB Bukan Berarti di Pihak Barat
Menurut dia, kebijakan PBB pada saat ini berbeda dengan sebelum adanya konflik Rusia dan Ukraina. Menurutnya, kebijakan yang diberikan kepada negara-negara yang melakukan inflasi di Timur Tengah tidak semenakutkan sanksi Rusia. "Karena memang PBB dulu tidak terlalu ganas seperti apa yg dilakukan sekarang. Di mana dewan Keamanan yang secara terus menerus memberikan sanksi langsung terhadap Rusia," ucapnya.
Diketahui Indonesia bersama 140 negara lainnya mendukung resolusi Majelis Umum PBB tentang invasi Rusia ke Ukraina. Resolusi tersebut di antaranya menuntut penarikan penuh pasukan Rusia dari wilayah Ukraina tanpa syarat.
"Ini merupakan amanat konstitusi sebagaimana Alinea ke-4 Pembukaan UUD 1945 untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berlandaskan kemerdekaan, dan perdamaian abadi," kata Ketua DPP Partai Perindo Bidang Hankam dan Siber Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati.
Menurut dia, kebijakan PBB pada saat ini berbeda dengan sebelum adanya konflik Rusia dan Ukraina. Menurutnya, kebijakan yang diberikan kepada negara-negara yang melakukan inflasi di Timur Tengah tidak semenakutkan sanksi Rusia. "Karena memang PBB dulu tidak terlalu ganas seperti apa yg dilakukan sekarang. Di mana dewan Keamanan yang secara terus menerus memberikan sanksi langsung terhadap Rusia," ucapnya.
Diketahui Indonesia bersama 140 negara lainnya mendukung resolusi Majelis Umum PBB tentang invasi Rusia ke Ukraina. Resolusi tersebut di antaranya menuntut penarikan penuh pasukan Rusia dari wilayah Ukraina tanpa syarat.
"Ini merupakan amanat konstitusi sebagaimana Alinea ke-4 Pembukaan UUD 1945 untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berlandaskan kemerdekaan, dan perdamaian abadi," kata Ketua DPP Partai Perindo Bidang Hankam dan Siber Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati.
(cip)
Lihat Juga :