Cerita Soeharto soal Siasat Serangan Umum 1 Maret 1949

Kamis, 17 Maret 2022 - 05:30 WIB
loading...
A A A
Cerita Soeharto soal Siasat Serangan Umum 1 Maret 1949

Foto/flickr.com

Setelah merasa cukup, Soeharto memerintahkan semua sektor untuk membuat rencana serangan balasan yang pertama. Soeharto sendiri menentukan waktunya pada 30 Desember 1948 malam. Perintah dikomunikasikan lewat jalur darat melalui kurir. ”Pengawal-pengawal saya sebar kembali untuk segera menyampaikan perintah,” kata Soeharto berjuluk The Smiling General itu.

Meskipun pada 30 Desember 1949 pagi Belanda menyerang dan akhirnya menguasai Bantul, Soeharto bergeming. Rencana serangan balasan yang pertama tetap dilanjutkan. ”Alhamdulillah bisa berhasil, serangan pada tanggal 30 malam 31 sebagai hadiah tahun baru buat Belanda sekaligus meningkatkan kepercayaan kita. Kita mampu,” terang dia.

Serangan-serangan di setiap sektor dilanjutkan setelah pergantian tahun. Menurut Soeharto, pasukannya melakukan serangan berikutnya pada 9 Januari, 16 Januari dan 4 Februari 1949. Seluruh serangan dilakukan mendadak pada malam hari. Sukses melancarkan serangan tersebut telah mengangkat moral TNI dan kepercayaan rakyat. Tetapi apa yang dilakukan TNI tersebut dipandang sebelah mata oleh Belanda.

Melalui radio, Soeharto mendengar perdebatan di Dewan Keamanan PBB mengenai Indonesia yang dianggap Soeharto menunjukkan kesombongan Belanda. Di PBB, Belanda mengatakan Republik Indonesia sudah tidak ada, presiden dan wakil presiden ditangkap. "Lalu mengatakan ekstrimis, bukan TNI, tapi ekstrimis kocar-kacir, sudah tidak ada lagi. Wah, sombong sekali Belanda. Jadi kita mengadakan serangan dari 30 Desember sampai 4 Februari itu tidak dianggap,” kata Soeharto.

Klaim Belanda tersebut membuat para diplomat kesulitan meyakinkan dunia internasional bahwa Indonesia masih eksis. Karena itu, Soeharto berpikir satu-satunya jalan adalah melancarkan serangan pada siang hari. Serangan ini bukan bertujuan melumpuhkan militer Belanda tetapi semata-mata memberikan dukungan politik untuk para diplomat Indonesia di PBB serta dorongan psikologis untuk membangkitkan perlawanan di daerah-daerah lain.

”Walau pun hanya dua jam, kita harus kuasai Yogyakarta. Saya perhitungkan kita mampu. Kenapa? Lha kita sudah melakukan serangan berulang-ulang pada malam hari, tinggal kita alihkan pada siang hari saja. Kita harus masuk lalu menduduki, saya katakan setidak-tidaknya dua jam,” ujar pria kelahiran Dusun Kemusuk, Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu, Bantul ini.

Cerita Soeharto soal Siasat Serangan Umum 1 Maret 1949

Foto/flickr.com
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Pemerintahan Prabowo...
Pemerintahan Prabowo Dipastikan Mampu Hadapi Gejolak Ekonomi
Peristiwa Bersejarah...
Peristiwa Bersejarah 21 Mei 1998, BJ Habibie Ucapkan Sumpah Jabatan Presiden di Istana Merdeka
Peristiwa Bersejarah...
Peristiwa Bersejarah 21 Mei 1998, Soeharto Berhenti dari Jabatan Presiden
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Rahasia di Balik Simbol...
Rahasia di Balik Simbol @ Berasal dari Tahun 1536
Rekomendasi
Kisah Yoane Wissa: Hampir...
Kisah Yoane Wissa: Hampir Buta dan Gol Bersejarah di Piala Dunia 2026
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Berita Terkini
Sony Sonjaya Bungkam...
Sony Sonjaya Bungkam Jelang Diperiksa Kejagung soal Dugaan Korupsi MBG
Kabar Duka, Mantan KSAL...
Kabar Duka, Mantan KSAL Laksamana TNI Purn Achmad Sutjipto Meninggal Dunia
Kontras Ungkap Update...
Kontras Ungkap Update Kondisi Andrie Yunus, Sudah Pulang dan Jalani Fisioterapi
Resmi Masuk Daftar Belanja...
Resmi Masuk Daftar Belanja TNI AU, Ini Spesifikasi Chengdu J-10C Buatan China yang Akan Perkuat Langit Indonesia
SGU-Endress+Hauser Kembangkan...
SGU-Endress+Hauser Kembangkan Talenta melalui Beasiswa, Magang, dan Program Vokasi
KPK Buka Peluang Periksa...
KPK Buka Peluang Periksa Pihak BPK, Dalami Peran Eks Staf Ahli Bobby Adhityo Rizaldi
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Minggu 1 Maret 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved