BMKG: Indonesia Diguncang 46 Kali Gempa Mematikan Akibat Sesar Aktif
Rabu, 16 Maret 2022 - 11:45 WIB
loading...
Kondisi Masjid Raya Kajai yang rusak akibat gempa bumi di Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, Jumat (25/2/2022). FOTO/ANTARA/Altas Maulana
A
A
A
JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) mengungkapkan di Indonesia telah terjadi 46 kali gempa yang mematikan akibat sesar aktif. Dari catatan Pusat Studi Gempa Nasional (PuSGeN), Indonesia memiliki lebih dari 295 sesar aktif.
"Kita banyak memiliki sumber gempa sesar aktif yang ada di daratan maupun di lautan. PuSGeN telah mengidentifikasi lebih dari 295 sesar aktif di Indonesia," kata Kepala Badan Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam diskusi secara virtual, Rabu (16/3/2022).
"Gempa mematikan akibat sesar aktif ini sudah lebih dari 46 kali terjadi," ungkapnya.
Daryono menjelaskan perbedaan dengan gempa akibat sesar aktif maupun dari megathrust. "Jadi kalau megathrust itu tumbukan antardua lempeng, tetapi kalau sesar aktif itu adalah bagian lempeng yang mengalami rekahan karena mendapatkan tekanan dan bagian lemah itu bergeser," katanya
"Kita banyak memiliki sumber gempa sesar aktif yang ada di daratan maupun di lautan. PuSGeN telah mengidentifikasi lebih dari 295 sesar aktif di Indonesia," kata Kepala Badan Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam diskusi secara virtual, Rabu (16/3/2022).
"Gempa mematikan akibat sesar aktif ini sudah lebih dari 46 kali terjadi," ungkapnya.
Daryono menjelaskan perbedaan dengan gempa akibat sesar aktif maupun dari megathrust. "Jadi kalau megathrust itu tumbukan antardua lempeng, tetapi kalau sesar aktif itu adalah bagian lempeng yang mengalami rekahan karena mendapatkan tekanan dan bagian lemah itu bergeser," katanya
Lihat Juga :