Mantan Komisioner KPU Ungkap Tantangan yang Biasa Dialami Pemilih Pemula
Selasa, 15 Maret 2022 - 20:51 WIB
loading...
Eks Anggota komisioner KPU, Ferry Kurnia Rizkiyansyah mengatakan, peran pemilih pemula dinilai sangat signifikan, khususnya bagi generasi milenial dan gen-Z. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Peran pemilih pemula saat Pemilu 2024 dinilai sangat signifikan, khususnya bagi generasi milenial dan gen-Z. Hal ini dikemukakan oleh Eks Anggota komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI periode 2012-2017, Ferry Kurnia Rizkiyansyah.
Baca juga: Konvensi Rakyat Partai Perindo Digelar, Pengamat: Partai Perindo Punya Modal Kuat Menuju Pemilu 2024
Ferry menjelaskan isu tersebut dikarenakan adanya pertanyaan audiens dalam podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia, yang membahas peran pemilih pemula saat pemilu.
"Proses merahasiakan pilihan ini menjadi tantangan bagi pemilih pemula. Terlebih budaya patron-client yang dominan. Ini menjadi tantangan untuk anak muda di Indonesia sekarang," kata Wakil Ketua Umum DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) ini saat sesi tanya jawab dengan penonton podcast Aksi Nyata Perindo, Selasa (15/3/2022).
Sekretaris Dewan Konvensi Rakyat Partai Perindo ini menegaskan, dalam konteks pemilu yang menekankan azas jujur, adil, langsung umum, bebas, dan rahasia (Jurdil dan Luber) harus tetap dijunjung.
Alumnus ilmu pemerintahan Universitas Padjajaran itu menyampaikan, pendidikan politik menjadi hal yang utama untuk mengurangi efek negatif budaya politik tersebut. Dia merasa, pendidikan politik ini harus dilakukan tidak hanya untuk pemilih pemula tetapi juga kepada pemilih dewasa.
Baca juga: Konvensi Rakyat Partai Perindo Digelar, Pengamat: Partai Perindo Punya Modal Kuat Menuju Pemilu 2024
Ferry menjelaskan isu tersebut dikarenakan adanya pertanyaan audiens dalam podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia, yang membahas peran pemilih pemula saat pemilu.
"Proses merahasiakan pilihan ini menjadi tantangan bagi pemilih pemula. Terlebih budaya patron-client yang dominan. Ini menjadi tantangan untuk anak muda di Indonesia sekarang," kata Wakil Ketua Umum DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) ini saat sesi tanya jawab dengan penonton podcast Aksi Nyata Perindo, Selasa (15/3/2022).
Sekretaris Dewan Konvensi Rakyat Partai Perindo ini menegaskan, dalam konteks pemilu yang menekankan azas jujur, adil, langsung umum, bebas, dan rahasia (Jurdil dan Luber) harus tetap dijunjung.
Alumnus ilmu pemerintahan Universitas Padjajaran itu menyampaikan, pendidikan politik menjadi hal yang utama untuk mengurangi efek negatif budaya politik tersebut. Dia merasa, pendidikan politik ini harus dilakukan tidak hanya untuk pemilih pemula tetapi juga kepada pemilih dewasa.
Lihat Juga :