Akselerasi Vaksin Booster, Kapolri: Imunitas Warga Meningkat, Tekan Laju Covid-19
Sabtu, 12 Maret 2022 - 16:48 WIB
loading...
A
A
A
"Bagi yang sudah vaksin dosis II melewati tiga bulan, tolong ikuti program vaksin Booster atau dosis III. Karena secara ilmu kedokteran atau teori dari para ahli, bahwa vaksin dosis III itu bisa meningkatkan kekebalan di atas 91%, dosisi II bisa memberikan kekebalan di atas 71%. Dengan dosis III masyarakat akan miliki kekebalan dan imunitas yang lebih baik," ujar mantan Kapolda Banten itu.
Menjelang memasuki Bulan Suci Ramadan, Sigit menekankan, kepada seluruh Forkopimda di Indonesia, lebih gencar mengoptimalkan kegiatan akselerasi vaksinasi dosis I, II hingga III. Menurut Sigit, segala kesiapan dan antisipasi harus dipersiapkan untuk memastikan apabila terjadinya peningkatan aktivitas, masyarakat dalam keadaan sehat dan memiliki kekebalan terhadap virus corona. Dengan begitu, laju pertumbuhan Covid-19 dapat dikendalikan meskipun terjadi peningkatan interaksi sosial.
Baca juga: Percepat Vaksinasi, Pemkab Tangerang Luncurkan Mobil Vaksinasi Keliling
"Tentunya harus kita lakukan. Karena memang kita akan menghadapi bulan puasa atau Ramadhan, di mana interaksi dan mobilitas masyarakat menjadi tinggi. Ada tradisi mudik, mau tidak mau kita harus persiapkan masyarakat kita. Sehingga saat ada aktivitas, ada kegiatan-kegiatan, semuanya dalam keadaan siap, memiliki imunitas yang baik, dan juga angka laju Covid-19 betul-betul bisa kita kendalikan," ucap Sigit.
Di sisi lain, Sigit memaparkan data dari Kemenkes terkait capaian vaksinasi di skala nasional. Yakni, vaksinasi dosis I mencapai 92,62%. Kemudian dosis II berada 72,16% dan dosis III di angka 6,46%.
Khusus di wilayah Jateng, dosis pertama sebesar 91,36%, dosis kedua 77,34%, dan Booster ada di angka 7,3%. Sedangkan untuk di wilayah Klaten, dosis I 91,76%, dosis II 86,48%, dan dosis III 9,48%.
Menjelang memasuki Bulan Suci Ramadan, Sigit menekankan, kepada seluruh Forkopimda di Indonesia, lebih gencar mengoptimalkan kegiatan akselerasi vaksinasi dosis I, II hingga III. Menurut Sigit, segala kesiapan dan antisipasi harus dipersiapkan untuk memastikan apabila terjadinya peningkatan aktivitas, masyarakat dalam keadaan sehat dan memiliki kekebalan terhadap virus corona. Dengan begitu, laju pertumbuhan Covid-19 dapat dikendalikan meskipun terjadi peningkatan interaksi sosial.
Baca juga: Percepat Vaksinasi, Pemkab Tangerang Luncurkan Mobil Vaksinasi Keliling
"Tentunya harus kita lakukan. Karena memang kita akan menghadapi bulan puasa atau Ramadhan, di mana interaksi dan mobilitas masyarakat menjadi tinggi. Ada tradisi mudik, mau tidak mau kita harus persiapkan masyarakat kita. Sehingga saat ada aktivitas, ada kegiatan-kegiatan, semuanya dalam keadaan siap, memiliki imunitas yang baik, dan juga angka laju Covid-19 betul-betul bisa kita kendalikan," ucap Sigit.
Di sisi lain, Sigit memaparkan data dari Kemenkes terkait capaian vaksinasi di skala nasional. Yakni, vaksinasi dosis I mencapai 92,62%. Kemudian dosis II berada 72,16% dan dosis III di angka 6,46%.
Khusus di wilayah Jateng, dosis pertama sebesar 91,36%, dosis kedua 77,34%, dan Booster ada di angka 7,3%. Sedangkan untuk di wilayah Klaten, dosis I 91,76%, dosis II 86,48%, dan dosis III 9,48%.
Lihat Juga :