Profil Hamid Awaludin, Mantan Dubes RI untuk Rusia yang Dianugerahi Bintang Al-Fahr
Kamis, 10 Maret 2022 - 21:16 WIB
loading...
Mantan Duta Besar RI untuk Federasi Rusia, Hamid Awaludin pernah dianugerahi bintang kehormatan Al-Fahr dari Dewan Mufti Rusia. FOTO/FACEBOOK HAMID AWALUDIN
A
A
A
JAKARTA - Hamid Awaludin , salah satu tokoh yang mempererat hubungan Rusia dan Indonesia. Atas sumbangsihnya, pria kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), 5 Oktober 1960 tersebut pernah dianugerahi bintang kehormatan tertinggi Al-Fahr oleh Dewan Mufti Rusia.
Bintang kehormatan berupa lencana berwarna emas dengan tanda bintang dan tulisan Al-Fahr itu diserahkan langsung oleh Syeikh Ravil Gaynutdin, mufti tersohor di Rusia menjelang masa tugas Hamid Awaludin sebagai Dubes RI untuk Federasi Rusia berakhir pada 25 November 2011 silam. Ikut hadir di rumah dinas Dubes, pimpinan Dewan Mufti Rusia.
Menurut Syeikh Ravil, penghargaan Al-Fahr yang berarti kebanggaan itu diberikan kepada Hamil Awaludin karena berperan dalam membangunan hubungan muslim Indonesia dan Rusia.
"Peranan Yang Mulia sungguh luar biasa. Kami tidak pernah bisa meremehkannya," ucap Syeikh Ravil dalam sambutan penyerahan bintang kehormatan Al-Fahr seperti dilansir Antara pada 28 November 2011 silam.
Salah satu momen yang tak bisa dilupakan adalah ketika umat Islam Rusia dipojokkan atas pengeboman di Bandara Domodedovo, Moskwa pada 24 Januari 2011, dan di Stasiun Metro Moskwa pada 29 Maret 2010. Hamid Awaludin yang pertama datang dan mengajak para dubes negara mayoritas berpenduduk muslim untuk menyuarakan bahwa Islam antitindakan teror.
Bintang kehormatan berupa lencana berwarna emas dengan tanda bintang dan tulisan Al-Fahr itu diserahkan langsung oleh Syeikh Ravil Gaynutdin, mufti tersohor di Rusia menjelang masa tugas Hamid Awaludin sebagai Dubes RI untuk Federasi Rusia berakhir pada 25 November 2011 silam. Ikut hadir di rumah dinas Dubes, pimpinan Dewan Mufti Rusia.
Menurut Syeikh Ravil, penghargaan Al-Fahr yang berarti kebanggaan itu diberikan kepada Hamil Awaludin karena berperan dalam membangunan hubungan muslim Indonesia dan Rusia.
"Peranan Yang Mulia sungguh luar biasa. Kami tidak pernah bisa meremehkannya," ucap Syeikh Ravil dalam sambutan penyerahan bintang kehormatan Al-Fahr seperti dilansir Antara pada 28 November 2011 silam.
Salah satu momen yang tak bisa dilupakan adalah ketika umat Islam Rusia dipojokkan atas pengeboman di Bandara Domodedovo, Moskwa pada 24 Januari 2011, dan di Stasiun Metro Moskwa pada 29 Maret 2010. Hamid Awaludin yang pertama datang dan mengajak para dubes negara mayoritas berpenduduk muslim untuk menyuarakan bahwa Islam antitindakan teror.
Lihat Juga :