Kelangkaan Minyak Goreng Bisa Timbulkan Gangguan Ketertiban, Ketua DPR: Harus Segera Diatasi
Kamis, 10 Maret 2022 - 19:02 WIB
loading...
A
A
A
Kelangkaan minyak goreng pun menyebabkan berbagai masalah lainnya. Salah satunya adalah menjamurnya oknum-oknum nakal, bahkan ada yang menjual minyak goreng dengan dicampur air.
Selain itu, banyak juga oknum-oknum yang menjual minyak goreng dengan harga mahal hingga tak masuk akal. Padahal seharusnya kelangkaan minyak goreng tidak terjadi setelah adanya penerapan kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) yang sudah mendistribusikan lebih dari 391 juta liter.
Baca juga: Puan Maharani Potensial Menjadi Pemimpin Nasional
Penyebab kelangkaan minyak goreng disebut karena masalah distribusi. Selain itu, juga akibat adanya penyelundupan, baik dijual ke luar negeri atau ke pasar industri. "Kasus penimbunan minyak goreng ditemukan di mana-mana. Pengawasan distribusi masih belum optimal dan menyebabkan masyarakat kesulitan," katanya.
Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR itu pun meminta penegak hukum mengusut para oknum nakal yang memanfaatkan keadaan, sehingga membuat minyak goreng semakin langka. Selain itu, Puan juga meminta pemerintah tegas menindak pihak penjual yang menjual minyak goreng di atas HET.
"Tindak juga para spekulan yang menimbun dan mempermaikan harga minyak goreng. Pihak-pihak yang memainkan kepentingan rakyat harus mendapat ganjaran setimpal," katanya.
Puan mengatakan, DPR terus melakukan pengawasan mengenai persoalan minyak goreng yang tak kunjung usai ini. Ia sendiri kerap turun ke pasar-pasar untuk mengecek langsung stok dan harga minyak goreng.
Selain itu, banyak juga oknum-oknum yang menjual minyak goreng dengan harga mahal hingga tak masuk akal. Padahal seharusnya kelangkaan minyak goreng tidak terjadi setelah adanya penerapan kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) yang sudah mendistribusikan lebih dari 391 juta liter.
Baca juga: Puan Maharani Potensial Menjadi Pemimpin Nasional
Penyebab kelangkaan minyak goreng disebut karena masalah distribusi. Selain itu, juga akibat adanya penyelundupan, baik dijual ke luar negeri atau ke pasar industri. "Kasus penimbunan minyak goreng ditemukan di mana-mana. Pengawasan distribusi masih belum optimal dan menyebabkan masyarakat kesulitan," katanya.
Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR itu pun meminta penegak hukum mengusut para oknum nakal yang memanfaatkan keadaan, sehingga membuat minyak goreng semakin langka. Selain itu, Puan juga meminta pemerintah tegas menindak pihak penjual yang menjual minyak goreng di atas HET.
"Tindak juga para spekulan yang menimbun dan mempermaikan harga minyak goreng. Pihak-pihak yang memainkan kepentingan rakyat harus mendapat ganjaran setimpal," katanya.
Puan mengatakan, DPR terus melakukan pengawasan mengenai persoalan minyak goreng yang tak kunjung usai ini. Ia sendiri kerap turun ke pasar-pasar untuk mengecek langsung stok dan harga minyak goreng.
Lihat Juga :