Wacana Penundaan Pemilu 2024, Jimly Asshiddiqie: Ini Isu Main-main Saja

Kamis, 10 Maret 2022 - 12:40 WIB
loading...
Wacana Penundaan Pemilu...
Anggota DPD Jimly Asshiddiqie menyebut pembahasan penundaan Pemilu 2024 di tingkat legislatif mustahil terjadi. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Anggota DPD Jimly Asshiddiqie menyebut pembahasan penundaan Pemilu 2024 di tingkat legislatif mustahil terjadi. Menurutnya, revisi undang-undang maupun perpanjangan masa jabatan pemerintah hanyalah permainan isu elite politik.

"Logika akal sehat di bidang hukum di seluruh dunia, jika pertandingan (pemilu) sudah dimulai, aturan pertandingan tidak mungkin akan diubah saat itu juga," kata Jimly dalam webinar diskusi publik via daring Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) yang disiarkan melalui YouTube, Kamis (10/3/2022).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu mengungkapkan, baik pemerintah maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah menyepakati hal-hal prinsip pemilu serentak. Jimly menegaskan kesepakatan yang sudah ditetapkan seperti awal pelaksanaan tahapan pemilu pada 1 Agustus 2022.



"Jika diajukan perubahan peraturan pelaksanaan pemilu sebelum 1 Agustus 2022 ke pengadilan, secara hukum tidak mengikat untuk Pemilu 2024. Karena yang berlaku peraturan yang sekarang (UU Pemilu No 7 Tahun 2017)," kata Jimly.

Ia menuturkan pengajuan perubahan peraturan, bahkan melalui Perppu, secara prosedural tidak terpenuhi. Karena itu, jika disetujui perubahannya hanya akan berlaku untuk pemilu berikutnya. "Waktu yang singkat untuk mengajukan penundaan pemilu juga menjadi tidak memungkinkan. Apalagi saat ini DPR sedang reses, ini cuma isu main-main saja," ujarnya.

Selain Jimly Asshiddiqie, diskusi via daring ini juga dihadiri oleh Anggota KPU Hasyim Asy'ari dan peneliti JPPR Dilla Farhani. Tema diskusi tersebut berjudul 'Mengkaji Konstitusionalitas Jadwal Pemilu di Indonesia'.

Baca juga: Cukup dengan PKPU, UU Pemilu Tidak Harus Direvisi Setiap Mau Pemilu

Sebelumnya, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan pihaknya punya sikap yang sama dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakni menolak perpanjangan masa jabatan maupun penundaan Pemilu 2024. Hasto justru melihat ada orang-orang di sekitar Jokowi yang tidak memahami kehendak Presiden Jokowi.

"Di sekitar Presiden pun kita melihat tidak memahami kehendak dari Presiden," ungkap Hasto Kristiyanto, Kamis (3/3/2022).
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UMKM Terdampak Kenaikan...
UMKM Terdampak Kenaikan Harga Gas Nonsubsidi, Fahira Idris Sampaikan Rekomendasi Ini
Fahira Idris Sampaikan...
Fahira Idris Sampaikan 5 Rekomendasi Pemutakhiran Data PBI JKN, Ini Poinnya
DPD Juara II Reksa Bandha...
DPD Juara II Reksa Bandha 2025 untuk Kualitas Pelaporan BMN
Duta DPD Dorong Anak...
Duta DPD Dorong Anak Muda Melek Kelembagaan DPD dan Suara Daerah
Menangkap Aspirasi Langsung...
Menangkap Aspirasi Langsung dari Akar Rumput Lewat Duta DPD RI
Komisi II DPR Bakal...
Komisi II DPR Bakal Panggil KPU Imbas Penggunaan Jet Pribadi
Hari Buruh 2026, Fahira...
Hari Buruh 2026, Fahira Idris Sampaikan 5 Tantangan ke Depan
Adul Ungkap Komeng Kangen...
Adul Ungkap Komeng Kangen Melawak setelah 10 Bulan Jadi Anggota DPD
Kantor Sekretariat DPD...
Kantor Sekretariat DPD Partai Perindo Puncak Jaya Dibakar, Deiron Kogoya: Pemilukada Sudah Selesai, Pelaku Harus Diusut!
Rekomendasi
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Berita Terkini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
Sahroni soal Roy Suryo...
Sahroni soal Roy Suryo Ditangkap: Tangkepin yang Hina Presiden dan Penyebar Hoaks
Polda Metro: Barang...
Polda Metro: Barang Bukti Kasus Roy Suryo Sudah Diuji Lab oleh Lembaga Tersertifikasi
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Tersangka Baru Kasus...
Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Penangguhan Penahanan
DPR: Swasembada Migas...
DPR: Swasembada Migas Sama Pentingnya dengan Swasembada Pangan
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved