Harapan Pansel Terkait Kriteria Khusus Calon Anggota Komnas HAM
Kamis, 10 Maret 2022 - 00:03 WIB
loading...
Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Calon Anggota Komnas HAM Makarim Wibisono. Foto/ist
A
A
A
JAKARTA - Tahapan pendaftaran seleksi calon anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia ( Komnas HAM ) periode 2022-2027 menunjukkan beberapa perkembangan positif. Data sistem pendaftaran seleksi calon anggota Komnas HAM periode 2022-2027 menunjukkan profesi pendaftar yang beragam, mulai dari advokat, akademisi, aktivis, jurnalis, hingga pegawai swasta.
“Para pendaftar berasal dari berbagai provinsi di Indonesia yang didominasi dari Pulau Jawa dan Pulau Sumatera,” kata Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Calon Anggota Komnas HAM Makarim Wibisono dalam Media Gathering bertajuk Tantangan HAM 5 Tahun Mendatang dan Peran Strategis Komnas HAM, Rabu (9/3/2022).
Baca juga: Seleksi Calon Komisioner Komnas HAM Dibuka, Besok Pendaftaran Dimulai
Beragam latar belakang dan demografi para pendaftar dari seantero Indonesia menjadi hal yang membuat tim pansel semakin optimistis dalam mendiseminasikan informasi dan setiap tahapan seleksi melalui berbagai metode, seperti:
a. Konferensi Pers (7 Februari)
b. Sosialisasi dan Diskusi bersama jejaring LSM (22 Februari)
c. Dialog Khusus di Pro 3 RRI (23 Februari)
d. Sosialisasi dan Diskusi bersama ormas keagamaan (25 Februari)
e. Sosialisasi dan Diskusi bersama akademisi (4 Maret)
f. Media Gathering (9 Maret)
“Para pendaftar berasal dari berbagai provinsi di Indonesia yang didominasi dari Pulau Jawa dan Pulau Sumatera,” kata Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Calon Anggota Komnas HAM Makarim Wibisono dalam Media Gathering bertajuk Tantangan HAM 5 Tahun Mendatang dan Peran Strategis Komnas HAM, Rabu (9/3/2022).
Baca juga: Seleksi Calon Komisioner Komnas HAM Dibuka, Besok Pendaftaran Dimulai
Beragam latar belakang dan demografi para pendaftar dari seantero Indonesia menjadi hal yang membuat tim pansel semakin optimistis dalam mendiseminasikan informasi dan setiap tahapan seleksi melalui berbagai metode, seperti:
a. Konferensi Pers (7 Februari)
b. Sosialisasi dan Diskusi bersama jejaring LSM (22 Februari)
c. Dialog Khusus di Pro 3 RRI (23 Februari)
d. Sosialisasi dan Diskusi bersama ormas keagamaan (25 Februari)
e. Sosialisasi dan Diskusi bersama akademisi (4 Maret)
f. Media Gathering (9 Maret)
Lihat Juga :