PA 212 Ancam Demo Berjilid-jilid Jika Menag Yaqut Tak Diproses Hukum
Senin, 07 Maret 2022 - 07:59 WIB
loading...
Ketua Umum PA 212, Slamet Maarif mendesak Menag Yaqut Cholil Qoumas agar segera melontarkan permintaan maaf kepada umat Islam akibat pernyataan toa masjid. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Presidium Alumni (PA) 212 , Slamet Maarif mendesak Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas agar segera melontarkan permintaan maaf kepada umat Islam akibat pernyataan toa masjid. Slamet mengatakan adanya perumpamaan kalimat azan dengan suara gonggongan anjing merupakan perumpamaan yang tidak seimbang.
"Bagi kita kalimat adzan itu mulia, panggilan untuk ibadah. Sedangkan satunya najis Mughallazah makannya tidak seimbang membandingkan hal tersebut," ujar Slamet dalam acara Total Politik, Minggu (6/3/2022). Baca juga: Ada Desakan Menghukum Menag Yaqut, KH Marsudi Syuhud: Kalau Diproses Alhamdulillah
Slamet menjelaskan, dia telah memerhatikan Yaqut sejak lama. Namun, hingga saat ini umat Islam belum mendengarkan permintaan maaf dari beliau.
"Sebetulnya kita sudah memperhatikan lama, tapi Pak Menteri ini memang sombong, angkuh. Sampai hari ini kita belum mendengarkan statement minta maaf," jelasnya.
"Bagi kita kalimat adzan itu mulia, panggilan untuk ibadah. Sedangkan satunya najis Mughallazah makannya tidak seimbang membandingkan hal tersebut," ujar Slamet dalam acara Total Politik, Minggu (6/3/2022). Baca juga: Ada Desakan Menghukum Menag Yaqut, KH Marsudi Syuhud: Kalau Diproses Alhamdulillah
Slamet menjelaskan, dia telah memerhatikan Yaqut sejak lama. Namun, hingga saat ini umat Islam belum mendengarkan permintaan maaf dari beliau.
"Sebetulnya kita sudah memperhatikan lama, tapi Pak Menteri ini memang sombong, angkuh. Sampai hari ini kita belum mendengarkan statement minta maaf," jelasnya.
Lihat Juga :