Sebelum Dapat Brevet Kehormatan Taipur, Pangkostrad Unjuk Kemampuan Sniper
Senin, 07 Maret 2022 - 04:28 WIB
loading...
Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak saat menghadiri jumpa pers di Denpasar, Bali, Senin (24/1/2022). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/tom.
A
A
A
JAKARTA - Pangkostrad Lejen TNI Maruli Simanjuntak dan Pati jajaran Kostrad menerima Brevet Kehormatan Intai Tempur (Taipur). Brevet itu disematkan oleh Danyon Satria Sandi Yudha Kostrad Mayor Inf Asis Kamaruddin Raha di Daerah Latihan Kostrad, Sanggabuana, Tegalwaru, Karawang, Sabtu 5 Maret 2022.
Penyematan brevet ini dimaksudkan untuk memberi gambaran arti penting keberadaan prajurit Taipur, sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap Satuan Taipur Kostrad. Sebelum penyematan, para peserta terlebih dulu mengikuti aplikasi latihan Taipur. Baca juga: Pangkostrad Letjen TNI Maruli Simanjuntak Terima Brevet Kehormatan Intai Tempur
Adapun latihannya, antara lain, kemampuan menembak sniper dan menembak reaksi, menembak menggunakan senjata tradisional sumpit, memanah dan diakhiri dengan PJD.
Pangkostrad berharap, setelah menerima brevet kehormatan ini akan tumbuh semangat kebersamaan, rasa kebanggaan terhadap satuan pengintai tempur yang dimiliki. Tak hanya itu, harapan Maruli, jiwa korsa dan soliditas sesama prajurit Taipur Kostrad tetap terbangun dan terpelihara.
"Sehingga semangat dan nilai-nilai luhur yang telah dibangun oleh para pendahulu dapat kita lanjutkan dengan lebih optimal lagi," jelas Maruli. Baca juga: Putranya Ditunjuk Jadi Pangkostrad, Begini Kata Ayah Mayjen Maruli Simanjuntak
Penyematan brevet ini dimaksudkan untuk memberi gambaran arti penting keberadaan prajurit Taipur, sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap Satuan Taipur Kostrad. Sebelum penyematan, para peserta terlebih dulu mengikuti aplikasi latihan Taipur. Baca juga: Pangkostrad Letjen TNI Maruli Simanjuntak Terima Brevet Kehormatan Intai Tempur
Adapun latihannya, antara lain, kemampuan menembak sniper dan menembak reaksi, menembak menggunakan senjata tradisional sumpit, memanah dan diakhiri dengan PJD.
Pangkostrad berharap, setelah menerima brevet kehormatan ini akan tumbuh semangat kebersamaan, rasa kebanggaan terhadap satuan pengintai tempur yang dimiliki. Tak hanya itu, harapan Maruli, jiwa korsa dan soliditas sesama prajurit Taipur Kostrad tetap terbangun dan terpelihara.
"Sehingga semangat dan nilai-nilai luhur yang telah dibangun oleh para pendahulu dapat kita lanjutkan dengan lebih optimal lagi," jelas Maruli. Baca juga: Putranya Ditunjuk Jadi Pangkostrad, Begini Kata Ayah Mayjen Maruli Simanjuntak
(mhd)
Lihat Juga :