22 Pati TNI AU Naik Pangkat, Penerbang Berjuluk Scorpio Resmi Bintang 3
Minggu, 06 Maret 2022 - 19:53 WIB
loading...
A
A
A
Mereka yakni Marsda TNI Agus M Bahron (Askomlek Panglima TNI), Marsda TNI RM Djoko Senoputro, (Pa Sahli Tk III Bid Ekkudag Panglima TNI), dan Marsda TNI Eding Sungkana (Wadan Kodiklatau). Adapun 18 kolonel pecah bintang menjadi jenderal bintang satu alias marsma.
Scorpio dari Mataram
Nanang Santoso merupakan abituren (lulusan) Akademi Angkatan Udara 1988. Mengutip laman resmi Kodiklatau, pendidikan formalnya dari tingkat dasar hingga menengah yakni SDN 8 Mataram Lombok lulus pada 1977, SMPN 1 Mataram lulus 1980, dan SMAK Kesuma Mataram, lulus 1983.
Dalam rekam jejaknya, pria kelahiran Mataram, 10 Juli 1964 ini, dikenal sebagai penerbang jet F-5 Tiger dengan kode Scorpion.
Keahliannya menerbangkan pesawat tempur ditempa dari Sekolah Penerbang Angkatan-38 (1988). Nanang selanjutnya mendalami pendidikan di Sekolah Instruktur Penerbang Angkatan-48 (1994).
Portofolionya makin komplet dengan menimba ilmu di Sekkau, Seskoau, Fighter Weapon Intructur Course Angkatan I di Singapura, Combined Fighter Weapon Instructor Course dan Command and Staff College (ACSC) di Australia, hingga Sesko TNI (2011) dan Lemhannas.
Scorpio dari Mataram
Nanang Santoso merupakan abituren (lulusan) Akademi Angkatan Udara 1988. Mengutip laman resmi Kodiklatau, pendidikan formalnya dari tingkat dasar hingga menengah yakni SDN 8 Mataram Lombok lulus pada 1977, SMPN 1 Mataram lulus 1980, dan SMAK Kesuma Mataram, lulus 1983.
Dalam rekam jejaknya, pria kelahiran Mataram, 10 Juli 1964 ini, dikenal sebagai penerbang jet F-5 Tiger dengan kode Scorpion.
Keahliannya menerbangkan pesawat tempur ditempa dari Sekolah Penerbang Angkatan-38 (1988). Nanang selanjutnya mendalami pendidikan di Sekolah Instruktur Penerbang Angkatan-48 (1994).
Portofolionya makin komplet dengan menimba ilmu di Sekkau, Seskoau, Fighter Weapon Intructur Course Angkatan I di Singapura, Combined Fighter Weapon Instructor Course dan Command and Staff College (ACSC) di Australia, hingga Sesko TNI (2011) dan Lemhannas.
Lihat Juga :