Ketua Dewan Pembina LGP: Tsunami Politik Ancam 3 Parpol Pengusul Tunda Pemilu 2024

Minggu, 06 Maret 2022 - 18:05 WIB
loading...
Ketua Dewan Pembina...
Ketua Dewan Pembina Laskar Ganjar Puan (LGP), Mochtar Mohamad dalam Rakercab Laskar Ganjar Puan tingkat Kota Cirebon, Jawa Barat di Ballroom Hotel Sapadia Kota Cirebon, Minggu (6/3/2022). FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Ketua Dewan Pembina Laskar Ganjar Puan (LGP), Mochtar Mohamad mengungkapkan, ada dua kategori dampak tsunami politik dari isu penundaan Pemilu 2024 dan efek ekor jas pemilihan presiden.

Kategori pertama adalah partai yang terancam terhadap Parliamentary Threshold 4%. Dalam kategori ini ada Partai Golkar, PKB, dan PKS.

Sementara kategori kedua adalah partai yang tidak aman dan sudah di bawah Parliamentary Threshold. Antara lain Partai Nasdem, PAN, dan PPP.



"Dari beberapa lembaga survei yang kami hubungi, rata-rata ada gejala lembaga survei tidak ingin merilis elektabilitas partai-partai dengan alasan tertentu," kata M2, sapaan akrab Mochtar Mohamad saat menghadiri Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Laskar Ganjar Puan tingkat Kota Cirebon, Jawa Barat di Ballroom Hotel Sapadia Kota Cirebon, Minggu (6/3/2022).

Dalam sambutannya, Mochtar Mohamad mengatakan, survei SMRC pada Desember 2021 menemukan sebanyak 82,5% masyarakat menghendaki pemilu tetap dilaksanakan pada 2024. Sementara hasil survei LSI yang dirilis pada 3 Maret 2022, menyebutkan sebanyak 71% atau mayoritas masyarakat menolak perpanjangan masa jabatan presiden, sehingga Presiden Joko Widodo harus mengakhiri masa jabatannya pada 2024 sesuai aturan konstitusi.

Namun, lanjut dia, jika membaca hasil survei calon presiden yang dirilis oleh SMRC pada 28 Februari 2022, tiga ketua umum partai pengusul penundaan pemilu terdampak tsumami politik. Terukur dari hasil survei tersebut nama Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto hanya sebesar 0,6%, Sementara Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar sebesar 0,2%, dan Ketua Umum PAN Dzulkifili Hasan sebanyak 0,0% (tidak terbaca oleh survei dalam simulasi 15 nama).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowonomics Jadi Tema...
Prabowonomics Jadi Tema Harlah ke-28 PKB, Cak Imin Beri Penjelasan
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Dirikan LBH, Jro Bima:...
Dirikan LBH, Jro Bima: Perindo Bali Harus Jadi Rumah Keadilan
Siapkan Relawan Tangguh...
Siapkan Relawan Tangguh Hadapi Bencana, Gus Muhaimin Resmikan Sigap Bangsa
Mantan Ketua KAMMI,...
Mantan Ketua KAMMI, BEM UI, hingga Korpus BEM SI Masuk Pengurus Gema Keadilan
Partai Perindo Hadiri...
Partai Perindo Hadiri Milad PBB, Dukung Konsolidasi Politik untuk Stabilitas Nasional
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
Jelang Musda Partai...
Jelang Musda Partai Demokrat Aceh, Nurdiansyah Alasta Dapat Dukungan dari Mualem
Emak-emak Kian Banyak...
Emak-emak Kian Banyak Bergabung, DPD Partai Perindo Kota Palu Perkuat Struktur hingga Akar Rumput
Rekomendasi
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
Berita Terkini
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Infografis
3 Hukuman Mati yang...
3 Hukuman Mati yang Mengguncang China Sepanjang 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved