Harlah Nadhlatul Ulama, Airlangga: Pemerintah Apresiasi Perhatian NU terhadap Petani
Sabtu, 05 Maret 2022 - 08:58 WIB
loading...
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang hadir mewakili Presiden dalam Harlah NU ke-99 tahun di Jakabaring Sport Center, Palembang. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Pada masa pandemi berlangsung, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat memperhatikan sektor ekonomi kerakyatan. Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang hadir mewakili Presiden dalam Hari Lahir Nadhlatul Ulama (Harlah NU) ke-99 tahun di Jakabaring Sport Center, Palembang, Jumat (4/3/2022).
Baca juga: Harlah NU Gelar Sejumlah Kegiatan dari Perubahan Iklim hingga Reforma Agraria
"Presiden sangat perhatian kepada ekonomi kerakyatan. Alhamdulillah harga sawit bagus, harga karet bagus, harga kelapa bagus, dan berbagai komoditas pertanian Alhamdulillah dua tahun terakhir bisa swasembada beras," kata Airlangga .
Baca juga: Hadiri Puncak Harlah NU ke-99 di Bangkalan, Gubernur Khofifah Sampaikan Progres Pembangunan IISP
"Pemerintah mengapresiasi NU yang telah menggerakkan perekonomian rakyat. Dan hari ini yang menjadi tema adalah bagaimana membuat petani sejahtera. Oleh karena itu, tadi telah ditandatangaini Memorandum of understanding (MoU) antara PBNU dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Sawit (BPDPKS)," tambahnya.
Baca juga: Harlah NU Gelar Sejumlah Kegiatan dari Perubahan Iklim hingga Reforma Agraria
"Presiden sangat perhatian kepada ekonomi kerakyatan. Alhamdulillah harga sawit bagus, harga karet bagus, harga kelapa bagus, dan berbagai komoditas pertanian Alhamdulillah dua tahun terakhir bisa swasembada beras," kata Airlangga .
Baca juga: Hadiri Puncak Harlah NU ke-99 di Bangkalan, Gubernur Khofifah Sampaikan Progres Pembangunan IISP
"Pemerintah mengapresiasi NU yang telah menggerakkan perekonomian rakyat. Dan hari ini yang menjadi tema adalah bagaimana membuat petani sejahtera. Oleh karena itu, tadi telah ditandatangaini Memorandum of understanding (MoU) antara PBNU dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Sawit (BPDPKS)," tambahnya.
Lihat Juga :