Makna Persatuan dan Kesatuan Bangsa dalam Pancasila

Sabtu, 05 Maret 2022 - 06:47 WIB
loading...
Makna Persatuan dan...
Makna persatuan dan kesatuan bangsa dalam Pancasila sudah sepatutnya dipahami oleh setiap warga negara Indonesia. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Makna persatuan dan kesatuan bangsa dalam Pancasila sudah sepatutnya dipahami oleh setiap warga negara Indonesia. Sebagai dasar negara, Pancasila mempunyai kedudukan yang istimewa dalam kenegaraan dan hukum bangsa Indonesia yang fundamental.

Baca juga: Perayaan Tahun Baru Imlek, Partai Perindo: Wujud Persatuan dan Kesatuan Bangsa di Tengah Keberagaman

Dilansir dari jabarprov.go.id, berikut makna persatuan dan kesatuan bangsa dalam pancasila. Sila pertama memaparkan, keberagaman agama. Di mana setiap masyarakat bebas memeluk agama dan kepercayaannya masing-masing serta saling menghormati pilihannya.

Baca juga: Bertemu Ketua KWI, Gus Muhaimin: Saya Sowan untuk Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Kemudian sila kedua mengenai persamaan hak dan kewajiban sebagai warga negara dengan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Selanjutnya sila ketiga, merupakan rasa bangga sebagai bangsa Indonesia dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa.

Lalu, sila keempat menghormati perbedaan pandangan, menerima aspirasi dan mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan serta dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Untuk sila kelima, saling berkolaborasi, bekerja keras, dan inovatif dalam mengembangkan usaha bersama dengan semangat gotong royong.

Hal ini lantaran keragaman tak bisa dihindari dari bangsa Indonesia, karena ditinjau dari letak geografisnya negara Indonesia memang sangat memungkinkan untuk terjadinya perbedaan.

Untuk mengantisipasi konflik karena beragam perbedaan itu, maka persatuan dan kesatuan harus dijunjung di mana pun berada. Sehingga, tidak mengganggu ketertiban masyarakat.

Bangsa Indonesia dianugerahi sebagai bangsa majemuk yang terdiri dari berbagai suku, agama, ras, adat dan golongan. Agar kemajemukan itu tidak menimbulkan konflik. Maka, semenjak bangsa Indonesia merdeka, Indonesia dilandasi UUD 1945 dan Pancasila.

Sebagai alat untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa, serta tercapainya masyarakat yang aman, damai dan tentram.

Dengan demikian, kondisi masyarakat Indonesia yang beragam tersebut memerlukan alat pemersatu yang akan menyatukan seluruh masyarakat Indonesia agar tidak terpecah belah.

Indonesia merupakan negara yang mempunyai banyak keberagaman dan perbedaan, sehingga perlu adanya persatuan dan kesatuan. Karena itu, penting untuk memiliki sikap persatuan dan kesatuan antarsesama masyarakat demi menjaga keutuhan bangsa dan negara Indonesia. Tanpa adanya persatuan dan kesatuan, bangsa Indonesia akan mudah terpecah belah.

Persatuan dan kesatuan adalah tombak untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera, adil, dan makmur. Dengan demikian, persatuan dan kesatuan yaitu mengabaikan segala bentuk perbedaan. Artinya di negara yang beragam baik sosial, ekonomi, dan budaya persatuan menjadi modal utama dalam membangun kekuatan negara.

Persatuan dan kesatuan bangsa merupakan sesuatu yang sangat diperlukan untuk kelangsungan hidup suatu bangsa. Walaupun kini Indonesia telah menjadi negara yang merdeka dan berdaulat, namun upaya untuk mempertahankan persatuan dan kesatuan terus dikampanyekan dengan sejumlah kegiatan.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Aden Indonesia Sinergi...
Aden Indonesia Sinergi Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Routa
BEM UI: Ekonomi Hanya...
BEM UI: Ekonomi Hanya Tumbuh di Atas Kertas, di Meja Makan Rakyat Tidak Ada yang Berubah
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Rekomendasi
Sempat Ditutup Imbas...
Sempat Ditutup Imbas Ada Unjuk Rasa, Jalan Medan Merdeka Selatan Dibuka Kembali
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Berita Terkini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
Sahroni soal Roy Suryo...
Sahroni soal Roy Suryo Ditangkap: Tangkepin yang Hina Presiden dan Penyebar Hoaks
Polda Metro: Barang...
Polda Metro: Barang Bukti Kasus Roy Suryo Sudah Diuji Lab oleh Lembaga Tersertifikasi
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Tersangka Baru Kasus...
Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Penangguhan Penahanan
DPR: Swasembada Migas...
DPR: Swasembada Migas Sama Pentingnya dengan Swasembada Pangan
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved