Perbedaan Seragam Baru TNI AD dengan Loreng Malvinas

Jum'at, 04 Maret 2022 - 19:35 WIB
loading...
Perbedaan Seragam Baru...
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman mengenakan seragam baru TNI AD pada Rabu (2/3/2022). FOTO/DOK.MPI/REFI SANDI
A A A
JAKARTA - Seragam TNI AD yang baru telah diperkenalkan oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman pada Rabu (2/3/2022). Loreng pada seragam TNI AD berbeda dengan loreng malvinas yang ada di seragam TNI.

Seragam merupakan suatu bagian yang penting bagi instansi militer. Sebuah negara memiliki ciri khusus warna atau corak tertentu untuk seragam militernya. Seperti halnya Indonesia yang melalui atribut militernya, memperjelas dan mempertegas keberadaan militer sebagai salah satu bagian terpenting penyusun terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Diberitakan SINDOnews, Rabu (2/3/2022), KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman menjelaskan bahwa seragam TNI AD yang baru menggunakan motif khas AD berbeda dari loreng TNI pada umumnya. Sebelumnya, seragam TNI AD menggunakan motif loreng TNI pada umumnya yang biasa disebut loreng malvinas.



Ia mengatakan bahwa terdapat beberapa perbedaan yang menonjol antara loreng malvinas TNI dan Loreng TNI AD, terutama pada penggunaan warna, komposisi, dan bentuk.

"Ini seragam baru diciptakan Pak Andika Perkasa waktu (menjabat) KSAD. Kemudian ada evaluasi dari para asisten, ada penambahan warna sedikit," kata Dudung, Rabu (2/3/2022).

Loreng malvinas yang dapat ditemukan pada seragam TNI pada umumnya terdiri atas tiga blok warna berukuran besar. Warna tersebut, hijau tua kerap dikenal dengan hijau tentara (army), coklat tua, dan warna yang dekat dengan krem gading (ivory cream).

Sementara itu, loreng TNI AD yang diperkenalkan Dudung memiliki blok warna lebih banyak, terutama untuk gradasi warna coklat dan hijau.

Baca juga: KSAD Dudung Pamerkan Seragam Baru TNI AD Ciptaan Jenderal Andika Perkasa

Loreng TNI AD seperti yang diperlihatkan pada seragam baru AD itu memiliki blok-blok warna berukuran lebih kecil yang terdiri atas warna hijau tentara dengan intensitas lebih terang, serta hijau zaitun (olive) terang, cokelat tua yang berpadu dengan cokelat muda, serta warna krem yang lebih terang.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Pangdivif 1 Kostrad...
Pangdivif 1 Kostrad Mayjen TNI Fikri Musmar Pimpin Sertijab Danyonkav 1 Kostrad
750 Yonif Teritorial...
750 Yonif Teritorial Pembangunan, Strategi TNI Menghadapi Ancaman Baru
Ryamizard Ryacudu Meninggal...
Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia, TNI AD Berduka: Pengabdiannya Inspirasi bagi Prajurit
Soal Film Pesta Babi,...
Soal Film Pesta Babi, TNI AD: Kami Tak Antikritik, tapi Kritik Harus Berdasarkan Data dan Fakta
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo Energy dan BP per 22 Juni 2026
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
Tim Kedua Kami adalah...
Tim Kedua Kami adalah Iran, Kisah Solidaritas yang Mengharukan di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Memahami Urgensi Koperasi...
Memahami Urgensi Koperasi Desa Merah Putih
Polda Metro Singgung...
Polda Metro Singgung Ada Mantan Pejabat Berupaya Hambat Kasus Roy Suryo
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Izin Tinggal WNA, Dirjen Imigrasi Minta Buka Akses Seluas-luasnya untuk KPK
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Gugat Penetapan Capres...
Gugat Penetapan Capres 2014 dan 2019, Bonatua Bawa Novum Baru ke PTUN
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved