Muhammadiyah Minta Pemerintah Proaktif untuk Perdamaian Rusia-Ukraina

Jum'at, 04 Maret 2022 - 08:56 WIB
loading...
Muhammadiyah Minta Pemerintah...
Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah memberikan pernyataan atas pecahnya perang antara Rusia-Ukraina. Foto/REUTERS
A A A
JAKARTA - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah memberikan pernyataan atas pecahnya perang antara Rusia-Ukraina . Dalam pernyataan pers tersebut, Muhammadiyah tekankan peran pemerintah Indonesia yang memberikan seruan mengakhiri perang bagi keduanya.

Baca juga: Invasi Hari Ke-9: Rusia Tembaki Pembangkit Nuklir Zaporizhzhia Ukraina

Muhammadiyah mengapresiasi seruan yang telah diajukan pemerintah kepada Rusia-Ukrain a. Akan tetapi, salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut menginginkan keterlibatan pemerintah untuk lebih aktif mendamaikan kedua belah pihak.

Baca juga: Putin Sebut Operasi Militer Khusus Rusia di Ukraina Sesuai Rencana dan Sukses

"Pemerintah Indonesia hendaknya bisa lebih aktif dan proaktif terlibat dalam penyelesaian peperangan Rusia-Ukraina dan berbagai dampak yang ditimbulkannya," ujarnya dalam keterangan, Jumat (4/3/2022).



Muhammadiyah sangat prihatin dengan adanya peperangan tersebut. Baginya, peperangan hanya menimbulkan korban jiwa dan kerusakan fasilitas publik yang mayoritas berdampak pada masyarakat sipil semata.

Selain itu, Muhammadiyah mendesak persatuan bangsa-bangsa untuk mencarikan resolusi konflik di antara keduanya. Khususnya pada Dewan Keamanan, Muhammadiyah tegaskan peperangan itu menimbulkan masalah yang kompleks baik ekonomi, politik, kemanusiaan, perdamaian global, dan masalah-masalah lainnya.

Muhammadiyah mengimbau masyarakat Indonesia, untuk tidak terpengaruh dengan propaganda Rusia-Ukraina yang sedang mencari dukungan internasional. Terutama umat Islam, Muhammadiyah mengingatkan perang Rusia-Ukraina bukanlah konflik agama.

"Karena itu, masyarakat dan umat Islam, hendaknya tetap menjaga kerukunan dan persatuan dengan tidak menyebarkan informasi yang tidak jelas sumbernya dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," katanya menambahkan.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Muktamar XIX Pemuda...
Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah, Affandi Komitmen Tingkatkan Kapasitas Intelektual
Tanwir II Pemuda Muhammadiyah...
Tanwir II Pemuda Muhammadiyah Dorong Kader Rebut Ruang Strategis Bangsa
Lembaga Falakiyah PBNU...
Lembaga Falakiyah PBNU Rilis Data Hilal, Iduladha Berpotensi Serentak 27 Mei 2026
Muhammadiyah Iduladha...
Muhammadiyah Iduladha 27 Mei 2026, Pemerintah Sidang Isbat 17 Mei
Muhammadiyah Terbitkan...
Muhammadiyah Terbitkan Edaran Efisiensi dan Hidup Hemat: Kurangi Kegiatan Seremonial hingga Perjalanan Luar Negeri
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Rekomendasi
Brasil vs Maroko: Peluang...
Brasil vs Maroko: Peluang Selecao Kalahkan Singa Atlas Capai 58,6 Persen
6 Fakta Timnas Timnas...
6 Fakta Timnas Timnas Brasil Gagal Menang di Partai Pembuka Piala Dunia 2026
Brasil vs Maroko: Misi...
Brasil vs Maroko: Misi Selecao Akhiri Dahaga Gelar Dimulai
Berita Terkini
MUI Desak Hukuman Tegas...
MUI Desak Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT
Kemenhaj: 76.829 Jemaah...
Kemenhaj: 76.829 Jemaah Haji dari 195 Kloter Telah Tiba di Indonesia
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan 17 Juni, Ini Kata Wamenlu
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved