Fraksi PAN Minta 2021 Pemerintah Fokus Reformasi Sektor Kesehatan
Senin, 15 Juni 2020 - 15:09 WIB
loading...
A
A
A
“Para tenaga medis yang sedang bertugas saat ini harus mendapatkan perhatian khusus dibuktikan dengan komitmen pemerintah untuk mempercepat pembayaran insentif yang dijanjikan,” tegasnya.
Kemudian, Saleh melanjutkan, investasi besar-besaran untuk pelayanan kesehatan di rumah sakit. Termasuk di antaranya, penyediaan alat-alat kesehatan dan berbagai kebutuhan rumah sakit, baik itu ventilator, APD, alat-alat diagnosis, laboratorium hingga kebutuhan penunjang seperti sanitasi dan sterilisasi. Peningkatan fisik rumah sakit dan puskesmas juga perlu diberi prioritas investasi besar-besaran. Dan penyelesaian defisit BPJS Kesehatan. (Baca juga: Masyumi Reborn Buka Kemungkinan Beraliansi dengan Partai Baru Amien Rais)
“Fraksi PAN meyakini, investasi besar-besaran di sektor kesehatan ini bukan hanya memperkuat kemampuan Indonesia menangani pandemi COVID-19, tapi juga mempunyai efek multiplier ekonomi yang tinggi, sehingga dapat mempercepat pemulihan ekonomi. Hal ini juga sesuai dengan prioritas Presiden Jokowi untuk memperbaiki kualitas SDM Indonesia dalam periode kedua pemerintahan beliau,” tandasnya.
Kemudian, Saleh melanjutkan, investasi besar-besaran untuk pelayanan kesehatan di rumah sakit. Termasuk di antaranya, penyediaan alat-alat kesehatan dan berbagai kebutuhan rumah sakit, baik itu ventilator, APD, alat-alat diagnosis, laboratorium hingga kebutuhan penunjang seperti sanitasi dan sterilisasi. Peningkatan fisik rumah sakit dan puskesmas juga perlu diberi prioritas investasi besar-besaran. Dan penyelesaian defisit BPJS Kesehatan. (Baca juga: Masyumi Reborn Buka Kemungkinan Beraliansi dengan Partai Baru Amien Rais)
“Fraksi PAN meyakini, investasi besar-besaran di sektor kesehatan ini bukan hanya memperkuat kemampuan Indonesia menangani pandemi COVID-19, tapi juga mempunyai efek multiplier ekonomi yang tinggi, sehingga dapat mempercepat pemulihan ekonomi. Hal ini juga sesuai dengan prioritas Presiden Jokowi untuk memperbaiki kualitas SDM Indonesia dalam periode kedua pemerintahan beliau,” tandasnya.
(kri)