Jokowi Minta WAG TNI Polri Didisiplinkan, Pengamat: Seharusnya Presiden Tak Perlu Khawatir
Rabu, 02 Maret 2022 - 12:40 WIB
loading...
A
A
A
Lebih jauh dikatakan Kepala Center for Intermestic and Diplomatic Engagement (CIDE) ini, Presiden terkesan menyadari pembicaraan WhatsApp TNI-Polri berpotensi disalahgunakan untuk penggiringan opini publik tertentu. "Pidato Jokowi juga memunculkan kesan bahwa pemerintah memonitor dinamika di dalam percakapan WhatsApp Grup," katanya.
Diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi menegaskan perlunya kehati-hatian agar keluarga TNI dan Polri tidak salah dalam memanggil penceramah. Selain itu, keluarga TNI dan Polri juga harus menjaga sikap saat melakukan chatting di grup WhatsApp.
Baca juga: Jokowi Perintahkan WAG TNI-Polri Didisiplinkan, Selengkapnya Hanya di iNews Sore
"Makro mikro harus kita urus juga. Tahu-tahu undang penceramah radikal, nah hati-hati. Juga hal kecil-kecil tapi harus mulai didisiplinkan, di WA grup. Saya lihat di WA grup, kalau di kalangan sendiri boleh, hati-hati. Kalau dibolehkan dan kalau diterus-teruskan hati-hati," ucap Jokowi saat memberikan sambutan di Rapim TNI Polri, Selasa (1/3/2022).
Selain itu, Jokowi mengingatkan TNI dan Polri beserta keluarganya untuk tidak lagi memperdebatkan masalah Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Hal tersebut sudah menjadi keputusan final.
"Misalnya bicara mengenai IKN, enggak setuju IKN apa. Itu sudah diputuskan pemerintah dan disetujui DPR. Kalau di dalam disiplin TNI Polri sudah tidak bisa diperdebatkan, apalagi di WA grup dibaca gampang. Hati-hati dengan ini dimulai dari yang kecil nanti membesar dan kita ke kedisiplinan TNI dan Polri karena disiplin Tentara dan Polri berbeda dengan sipil dan dibatasi oleh aturan pimpinan," katanya.
Diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi menegaskan perlunya kehati-hatian agar keluarga TNI dan Polri tidak salah dalam memanggil penceramah. Selain itu, keluarga TNI dan Polri juga harus menjaga sikap saat melakukan chatting di grup WhatsApp.
Baca juga: Jokowi Perintahkan WAG TNI-Polri Didisiplinkan, Selengkapnya Hanya di iNews Sore
"Makro mikro harus kita urus juga. Tahu-tahu undang penceramah radikal, nah hati-hati. Juga hal kecil-kecil tapi harus mulai didisiplinkan, di WA grup. Saya lihat di WA grup, kalau di kalangan sendiri boleh, hati-hati. Kalau dibolehkan dan kalau diterus-teruskan hati-hati," ucap Jokowi saat memberikan sambutan di Rapim TNI Polri, Selasa (1/3/2022).
Selain itu, Jokowi mengingatkan TNI dan Polri beserta keluarganya untuk tidak lagi memperdebatkan masalah Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Hal tersebut sudah menjadi keputusan final.
"Misalnya bicara mengenai IKN, enggak setuju IKN apa. Itu sudah diputuskan pemerintah dan disetujui DPR. Kalau di dalam disiplin TNI Polri sudah tidak bisa diperdebatkan, apalagi di WA grup dibaca gampang. Hati-hati dengan ini dimulai dari yang kecil nanti membesar dan kita ke kedisiplinan TNI dan Polri karena disiplin Tentara dan Polri berbeda dengan sipil dan dibatasi oleh aturan pimpinan," katanya.
(abd)
Lihat Juga :