Jokowi Ingatkan TNI-Polri Terkait Group WA, KSAD Dudung: Loyalitas Kita Tegak Lurus
Rabu, 02 Maret 2022 - 11:18 WIB
loading...
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengatakan, loyalitas TNI AD tegak lurus kepada Panglima tertinggi yaitu Presiden. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat ( KSAD ) Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengatakan, loyalitas TNI AD tegak lurus kepada Panglima tertinggi yaitu Presiden. Ini berkaitan dengan pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal TNI-Polri harus menjaga sikap di group WhatsApp (WA).
Baca juga: Jokowi Ingatkan TNI-Polri Hati-hati Bicara di Grup WhatsApp, KSAL: Introspeksi Bagi Kami "Kalau kita loyalitas tegak lurus kepada Presiden atau Panglima tertinggi kita," kata KSAD Dudung kepada awak media sebelum Rapim TNI AD di Mabesad, Jakarta Pusat, Rabu (2/3/2022).
Baca juga: Jokowi Perintahkan WAG TNI-Polri Didisiplinkan, Selengkapnya Hanya di iNews Sore
Jenderal Dudung juga akan menekankan ke seluruh komandan satuan, agar tetap mendukung program pemerintah jangan ada komentar yang aneh-aneh.
"Masalah disiplin militer itu di WA Group, yang tadi saya sampaikan nanti akan saya tekankan kepada seluruh komandan satuan di sini, ya dukunglah pemerintah jangan ada yang ngomong aneh-aneh," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi menegaskan, perlunya kehati-hatian agar keluarga TNI dan Polri tidak salah dalam memanggil penceramah. Selain itu juga, keluarga TNI dan Polri harus menjaga sikap saat melakukan chatting di grup WhatsApp.
Baca juga: Jokowi Ingatkan TNI-Polri Hati-hati Bicara di Grup WhatsApp, KSAL: Introspeksi Bagi Kami "Kalau kita loyalitas tegak lurus kepada Presiden atau Panglima tertinggi kita," kata KSAD Dudung kepada awak media sebelum Rapim TNI AD di Mabesad, Jakarta Pusat, Rabu (2/3/2022).
Baca juga: Jokowi Perintahkan WAG TNI-Polri Didisiplinkan, Selengkapnya Hanya di iNews Sore
Jenderal Dudung juga akan menekankan ke seluruh komandan satuan, agar tetap mendukung program pemerintah jangan ada komentar yang aneh-aneh.
"Masalah disiplin militer itu di WA Group, yang tadi saya sampaikan nanti akan saya tekankan kepada seluruh komandan satuan di sini, ya dukunglah pemerintah jangan ada yang ngomong aneh-aneh," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi menegaskan, perlunya kehati-hatian agar keluarga TNI dan Polri tidak salah dalam memanggil penceramah. Selain itu juga, keluarga TNI dan Polri harus menjaga sikap saat melakukan chatting di grup WhatsApp.
Lihat Juga :