Nasim Khan: Visi PKB Kesejahteraan Rakyat

Senin, 28 Februari 2022 - 01:09 WIB
loading...
Nasim Khan: Visi PKB...
Wakil Bendahara Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa Nasim Khan. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Wakil Bendahara Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa, Nasim Khan menyatakan tujuan besar kehidupan bernegara adalah membahagiakan dan mensejahterakan rakyat. Untuk itu, PKB bertekad untuk mewujudkannya, agar semua lapisan masyarakat bisa bahagia dan sejahtera.

“Seluruh kader PKB berkomitmen untuk berjuang bersama, agar rakyat sejahtera seperti apa yang disampaikan Ketum kami, Gus Muhaimin dan cita-cita semua para pendiri bangsa dan rakyat Indonesia. Bagi saya, haram hukumnya rakyat tidak sejahtera dan bahagia,” kata Nasim Khan di Menteng, Jakarta, Minggu (27/2/2022).

Meski hanya bermodalkan 58 kursi di senayan, PKB, tegas Nasim akan berjuang sekuat tenaga mendorong dan mengawal aspirasi rakyat agar setiap kebijakan bisa berpihak pada rakyat, sehingga rakyat rakyat Indonesia bisa sejahtera dan bahagia

"PKB akan selalu berbuat nyata dan bermanfaat bagi kemaslahatan ummat. Kami yakin ummat saat ini makin cerdas memilah memilah memilih," katanya. Baca juga: Picu Kontroversi, Fraksi PKB : Segera Cabut Aturan Penggeras Suara di Masjid

Dengan kekayaan alam yang melimpah dan Sumber daya Manusia yang berkualitas yang dimiliki Indonesia, serta program pemerintah yang pro terhadap rakyat, kata Nasim, ternyata hal itu belum bisa menjamin rakyat Indonesia bisa sejahtera dan bahagia.

Menurut Nasim, kemiskinan, ketimpangan sosial dan ketidakstabilan ekonomi bisa hilang dari bumi Indonesia, apabila sistem yang tidak baik dibenahi dan sistem yang baik dipertahankan. Kemudian, managemen harus dikelola oleh orang-orang yang ahli dan profesional serta pola sinergitas dari semua kalangan, mulai dari birokrasi, eksekutif, legislatif dan masyarakat harus berjalan dengan baik dalam membangun dan mengelola bangsa ini.

“Pemerintah selama ini sudah mempunyai program-program yang sangat luar biasa. Akan tetapi permasalahan selalu kepada apa? Kepada system, managemen dan sinergitasnya itu yang selalu bermasalah, memang tidak mudah membangun bangsa ini. Apalagi mensejahterakan masyarakat, tetapi kalau kita mempunyai tujuan dan niat bersama-sama membangun bangsa dan mensejahterakan rakyat. Saya yakin kita bisa kalau kita bersatu. Ini seperti karakter dari visi misi PKB dan Gus Muhaimin,” tegas Wakil rakyat asal Dapil Jatim III (Situbondo, Bondowoso dan Banyuwangi) ini.

Untuk mengatasi persoalan dan mewujudkan kebahagiaan serta mensejahterakan rakyat. Kata Nasim, masyarakat di sejumlah daerah menginginkan calon penerus Presiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan tokoh yang memiliki komitmen kuat dan peduli terhadap rakyat, bangsa negara. Adapun tokoh tersebut, kata Nasim adalah Abdul Muhaimin Iskandar alias Gus Muhaimin.

“Kenapa masyarakat menginginkan Gus muhaimin maju dalam pilpres di 2024 ini, karena beliau berpengalaman, peduli dengan rakyat dan mempunyai komitmen bersama untuk merubah bangsa ini lebih baik. Yang sudah baik kita lanjutkan dan yang kurang baik kita benahi, itu yang kita harapkan kedepan,” ungkap Nasim.

Saat disinggung usulan Gus Muhaimin soal penundaan Pemilu 2024 setelah mendengar aspirasi pelaku ekonomi. Nasim menyampaikan usulan tersebut sah-sah saja. Terlebih, keinginan itu dilakukan untuk mengantisipasi hilangnya momentum perbaikan ekonomi yang diharapkan terjadi setelah dua tahun pandemi Covid-19.

Sebagai partai religius-nasionalis, PKB kata Nasim, tentu akan selalu mendengarkan serta memperjuangkan aspirasi rakyat.

“Kita harus melihat situasi dan kondisi yang terjadi. Nah, bila memang harus dibicarakan bersama, duduk bersama demi kebaikan bangsa kita, kenapa kita tidak?. Konstitusi itu kita bicarakan bersama yang benar-benar, tapi tidak keluar dari cita-cita nilai konstitusi bangsa kita, itu yang utama,” tegas Nasim.

Bagi Nasim, Demokrasi pemilu merupakan hal yang sangat penting bagi kehidupan bangsa dan negara. Namun, bukan berarti demokrasi harus mengorbankan pembangunan ekonomi dan kepentingan rakyat. Terlebih, tak satu pun yang tahu kapan Pandemi ini berkahir.

“Kenapa harus dipaksakan kalau ternyata masyarakat dalam situasi pandemi seperti sekarang yang masih belum total bangkit (dari keterpurukan karena hantaman Covid-19) yang selama dua tahun terjadi permasalahan dengan ekonomi, kesehatan, dan sektor lainnya diberikan kesempatan untuk bersama-sama memperbaikinya,” kata Nasim.

“Semua saya kira bisa duduk bersama, semua (harus) membuka hati dan pikiran kita untuk memajukan bangsa ini. Karena apa? Kita berpikir bukan pada diri kita, tetapi untuk regenerasi bangsa kita kedepan,” sambung Nasim.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo: Rakyat Tidak...
Prabowo: Rakyat Tidak Bermimpi Hidup Kaya Raya, tapi Bisa Hidup Layak
Era Ketua DPC PKB Asal...
Era Ketua DPC PKB Asal Dipilih Sudah Berakhir, Gus Halim: Semua Harus Lulus UKK
Cak Imin Realistis soal...
Cak Imin Realistis soal Pilpres 2029: Pak Prabowo Maju dan Masih Sangat Kuat
Prabowo ke Pihak yang...
Prabowo ke Pihak yang Ganggu Indonesia: Dear Friends Indonesian Are Not Stupid
Dukung Prabowo 2 Periode,...
Dukung Prabowo 2 Periode, PKB Belum Tentukan Cawapres
Bertemu Prabowo, Cak...
Bertemu Prabowo, Cak Imin: PKB dari Dulu Inginkan Pilkada melalui DPRD
Gelar Dapur Rakyat Ramadan,...
Gelar Dapur Rakyat Ramadan, Baznas Bazis Jakarta Sajikan 10.000 Porsi Makanan
Program Gentengisasi...
Program Gentengisasi Prabowo, Menteri Ara: Kami Persiapkan
Kepala Daerah Getol...
Kepala Daerah Getol Ajukan Penambahan Wilayah Tambang Rakyat, Terbanyak di Kalimantan
Rekomendasi
Ketum KBPP Polri: Demokrasi...
Ketum KBPP Polri: Demokrasi Harus Bermartabat, Stabilitas Nasional Harus Dijaga
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Hello Jadoo Tampil Perdana...
Hello Jadoo Tampil Perdana di Indonesia, Yuk Meriahkan Liburan Sekolah Bersama Animasi Populer Kesayanganmu
Berita Terkini
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Prabowo Bertemu Menlu...
Prabowo Bertemu Menlu Qatar di Istana Merdeka, Ini Tiga Poin yang Dibahas
Sekjen GMNI Serukan...
Sekjen GMNI Serukan Gotong Royong dan Persatuan Nasional
Infografis
3 Jasa Besar Pejuang...
3 Jasa Besar Pejuang Hizbullah bagi Rakyat Lebanon
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved