Elektabilitas Anies Baswedan Tak Terbendung, Ungguli Prabowo dan Ganjar

Sabtu, 26 Februari 2022 - 15:35 WIB
loading...
Elektabilitas Anies...
Sosok Anies Baswedan bertengger di posisi puncak elektoral tokoh nasional jelang kontestasi pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sosok Anies Baswedan bertengger di posisi puncak elektoral tokoh nasional jelang kontestasi pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Hal ini tergambar dalam temuan survei yang dilakukan Indonesia Political Opinion (IPO).

Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah menyampaikan bahwa temuan tersebut terlihat ketika pihaknya melakukan sejumlah metode survei yang dilakukan dengan pertanyaan tertutup terhadap skema 5 nama calon yang kerap muncul diisukan berpeluang maju di Pilpres 2024. Baca juga: Survei IPO: Prabowo, Erick Thohir dan Risma Menteri Paling Berkinerja Baik

"Jika dikerucutkan 5 nama, Anies Baswedan berada di posisi teratas dengan persentase 24,6%," ujar Dedi dalam diskusi MNC Trijaya Network, Sabtu (26/2/2022).



Di posisi kedua, sosok Prabowo Subianto mendapatkan elektabilitas sebesar 23,9%. Kemudian, Ganjar Pranowo sebesar 19,2%. Di posisi keempat, sosok Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebesar 7,3%, dan posisi kelima ada Ridwan Kamil sebesar 5,1%.

"Tidak tahu atau tidak jawab sebesar 19,9%," ucapnya.

Dedi pun melakukan pengerucutan kembali dengan melakukan survei terhadap skema tiga nama. Hasilnya, posisi tersebut tidak mengalami perubahan, namun angkanya naik.

"Anies Baswedan 33,2%, Prabowo Subianto 31,3%, dan Ganjar Pranowo 27,5%," tutur dia melanjutkan.

Untuk diketahui, survei ini dilakukan pada periode 15-22 Februari 2022. Wawancara penelitian ini dilakukan melalui sambungan telepon kepada responden. Dari total populasi tersebut terdapat 7.200 responden yang memungkinkan untuk menjadi responden hingga terambil secara acak sejumlah 1.220 responden yang dijadikan informan dalam penelitian periode ini. Baca juga: Survei IPO: Publik Nilai Menag, Menaker, dan Menkumham Layak Diganti

Metode ini memiliki pengukuran kesalahan (margin of error) 2.90%, dengan tingkat akurasi data 95%. Setting pengambilan sample menggunakan teknik multistage random sampling (MRS), atau pengambilan sample bertingkat.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Prabowo Resmi Lantik...
Prabowo Resmi Lantik Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh
Prabowo Resmi Lantik...
Prabowo Resmi Lantik Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, Agustina dan Trenggono Wakil
Alasan Said Iqbal Bersedia...
Alasan Said Iqbal Bersedia Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
Rekomendasi
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
Mahasiswi ITB Ditangkap...
Mahasiswi ITB Ditangkap Gara-gara Meme Prabowo dan Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved