Cegah Penyimpangan di Internal, Ary Ginanjar Apresiasi Kemendari
Jum'at, 25 Februari 2022 - 10:04 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, Mendagri Tito Karnavian dengan tegas meminta para jajaran Kemendagri untuk dapat mengikuti perkembangan zaman dalam bekerja melayani rakyat.
Hal itu disampaikan pada acara yang bertajuk "Kemendagri BerAKHLAK: Transformasi Budaya Kerja di Era 4.0", yang digelar secara luring dan daring di Hotel Bidakara, Pancoran, Rabu (23/2/2022).
"Mari kita jalankan sama-sama dengan baik dan saya sudah sampaikan banyak kepada teman-teman, Selain merubah sistem juga adalah merubah perilaku. Sistem sehebat apapun juga pasti ada celahnya," kata Mendagri.
"Sistem sebaik apapun juga tetap berlaku The Man Behind the Gun, di mana senjata sehebat apapun tetap tergantung Siapa yang orang yang memakainya," tambahnya.
Menurut Tito, cara pertama mengubah sistem adalah dengan adanya teknologi yang saat ini formasinya menggunakan keterbukaan yang ada.
"Keterbukaan jangan menjadi musuh, tapi justru kita buat keterbukaan itu menjadi lebih dipercaya publik," jelasnya.
"Kita sudah dibuat sistem seperti misalnya SIPD sistem informasi pemerintahan daerah di mana membuat keuangan daerah daerah lebih terbuka," sambungnya.
Dari sudut pandang Mendagri, keterbukaan tersebut sudah banyak sekali terobosan yang dimanfaatkan.
"Saya akui bahwa Dukcapil paling banyak terobosannya. Dukcapil yang membuatnya lebih terbuka karena sudah satu database," tuturnya.
Hal itu disampaikan pada acara yang bertajuk "Kemendagri BerAKHLAK: Transformasi Budaya Kerja di Era 4.0", yang digelar secara luring dan daring di Hotel Bidakara, Pancoran, Rabu (23/2/2022).
"Mari kita jalankan sama-sama dengan baik dan saya sudah sampaikan banyak kepada teman-teman, Selain merubah sistem juga adalah merubah perilaku. Sistem sehebat apapun juga pasti ada celahnya," kata Mendagri.
"Sistem sebaik apapun juga tetap berlaku The Man Behind the Gun, di mana senjata sehebat apapun tetap tergantung Siapa yang orang yang memakainya," tambahnya.
Menurut Tito, cara pertama mengubah sistem adalah dengan adanya teknologi yang saat ini formasinya menggunakan keterbukaan yang ada.
"Keterbukaan jangan menjadi musuh, tapi justru kita buat keterbukaan itu menjadi lebih dipercaya publik," jelasnya.
"Kita sudah dibuat sistem seperti misalnya SIPD sistem informasi pemerintahan daerah di mana membuat keuangan daerah daerah lebih terbuka," sambungnya.
Dari sudut pandang Mendagri, keterbukaan tersebut sudah banyak sekali terobosan yang dimanfaatkan.
"Saya akui bahwa Dukcapil paling banyak terobosannya. Dukcapil yang membuatnya lebih terbuka karena sudah satu database," tuturnya.
Lihat Juga :