Demokrat: Penimbunan Minyak di Tengah Kelangkaan Jelas Langgar UU

Rabu, 23 Februari 2022 - 22:49 WIB
loading...
Demokrat: Penimbunan...
Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Nyimas Nofrial Danira menilai apa pun alasan oknum pengusaha penimbun minyak di tengah kelangkaan tidak bisa dibenarkan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kelangkaan minyak goreng yang ramai diberitakan saat ini tentunya membuat geram masyarakat. Apalagi adanya oknum penimbun minyak goreng sampai jutaan liter seperti yang terjadi di Medan beberapa waktu lalu.

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Insan Muda Demokrat, Nyimas Nofrial Danira menilai apapun alasan oknum pengusaha penimbun minyak ditengah kelangkaan tidak bisa dibenarkan.Baca juga: Antrean Mengular Warga Rawamangun Serbu Minyak Goreng Murah



Pelaku usaha yang melakukan penimbunan, kata Nyimas dapat disangkakan Pasal 107 juncto Pasal 29 ayat (1) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 juncto Pasal 11 ayat (2) Perpres Nomor 71 Tahun 2015 tentang Penetapan dan Penyimpanan Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting.

“Jadi alasan apa pun tidak bisa dibenarkan karena jelas sudah diatur dalam undang-undang,” ujar Nyimas dalam siaran tertulisnya, Rabu (23/2/2022)

Apalagi, lanjut kader Demokrat DKI Jakarta ini, alur distribusi yang dilakukan tidak solutif dan tidak tepat sasaran. Sehingga masih banyak masyarakat khususnya yang kurang mampu tidak menerima manfaat tersebut.

Nyimas menyarankan agar dalam pendistribusian harus betul-betul memerhatikan protokol kesehatan mengingat masih adanya pandemi varian virus baru Covid-19. Baca juga: Sepasang Pengantin di Ponorogo Menikah dengan Mahar Minyak Goreng

“Ini harus segera diakhiri. Pemerintah harus lebih fokus dan bijak dalam menentukan solusi baik dengan pelaku usaha dan masyarakat. Jangan sampai hanya menguntungkan satu pihak tapi masyarakat tetap menjerit,” pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Mengapa Menaikkan HET...
Mengapa Menaikkan HET Minyakita Bukan Solusi
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Demokrat: Pemerintah...
Demokrat: Pemerintah Tidak Perlu Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
Mendag Busan Pastikan...
Mendag Busan Pastikan Harga MinyaKita Tak Jadi Naik
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Rekomendasi
Jadwal Formula 1 Lenovo...
Jadwal Formula 1 Lenovo Austrian Grand Prix 2026, Live Streaming di VISION+
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Buka 3 Posko Bantu Korban Penipuan Investasi
Berita Terkini
Panja SPMB Cari Formula...
Panja SPMB Cari Formula Penerimaan Mahasiswa yang Adil dan Setara
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Permintaan Uang oleh Kanim Ngurah Rai dan Denpasar saat Periksa 2 Biro Jasa
Cak Imin: PKB Punya...
Cak Imin: PKB Punya Tanggung Jawab Moral Memikirkan Masa Depan NU
Blusukan ke Lampung,...
Blusukan ke Lampung, Jokowi: Saya Hadir untuk PSI
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
Prabowo: 4 Kali Saya...
Prabowo: 4 Kali Saya Kalah, tapi Tidak Mengganggu Pemimpin yang Dapat Mandat
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved