Waspadai Potensi Hujan Es hingga April Mendatang
Rabu, 23 Februari 2022 - 10:59 WIB
loading...
A
A
A
Masih menurut BMKG, besarnya dimensi butiran es dan kuatnya aliran udara turun dalam sistem awan CB dapat menyebabkan butiran es dengan ukuran yang cukup besar yang terbentuk di puncak awan Cb tersebut turun ke dasar awan hingga keluar dari awan dan menjadi fenomena hujan es.
Kemudian, kecepatan downdraft dari awan Cb yang signifikan dapat mengakibatkan butiran es yang keluar dari awan tidak mencair secara cepat di udara. Bahkan ketika sampai jatuh ke permukaan bumi pun masih dalam berbentuk butiran es yang dikenal dengan fenomena hujan es.
Baca juga: Mengapa Hujan Es Terjadi di Indonesia? Ini Penyebabnya
Mengingat potensi cuaca ekstrem berupa puting beliung, hujan es, hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang masih mungkin terjadi hingga Maret-April, BMKG mengimbau masyarakat selalu waspada terkait dengan potensi cuaca ekstrem yang dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi.
"BMKG memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya potensi cuaca ekstrem tersebut serta dampak yang dapat ditimbulkan berupa bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, jalan licin, pohon tumbang, dan lain-lain," kata BMKG.
Kemudian, kecepatan downdraft dari awan Cb yang signifikan dapat mengakibatkan butiran es yang keluar dari awan tidak mencair secara cepat di udara. Bahkan ketika sampai jatuh ke permukaan bumi pun masih dalam berbentuk butiran es yang dikenal dengan fenomena hujan es.
Baca juga: Mengapa Hujan Es Terjadi di Indonesia? Ini Penyebabnya
Mengingat potensi cuaca ekstrem berupa puting beliung, hujan es, hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang masih mungkin terjadi hingga Maret-April, BMKG mengimbau masyarakat selalu waspada terkait dengan potensi cuaca ekstrem yang dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi.
"BMKG memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya potensi cuaca ekstrem tersebut serta dampak yang dapat ditimbulkan berupa bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, jalan licin, pohon tumbang, dan lain-lain," kata BMKG.
(abd)
Lihat Juga :