Jenderal Kopassus Malam-malam Bekali Prabowo Sajadah sebelum ke Medan Tempur
Rabu, 23 Februari 2022 - 05:58 WIB
loading...
A
A
A

Sikap disiplin, bersahaja, dan religius Wismoyo juga diungkapkan dalam buku biografinya berjudul “Jenderal TNI Wismoyo Arismunandar: Sosok Prajurit Sejati” yang diterbitkan Dinas Sejarah Angkatan Darat (Disjarahad). Dimana Wismoyo yang merupakan abituren Akademi Militer Nasional (AMN) kini Akademi Militer (Akmil) 1960 tidak pernah meninggalkan ibadahnya.
”Kapten Inf Wismoyo selalu menerapkan disiplin kepada anak buahnya. Di samping itu, dalam operasi selalu melaksanakan puasa sunah dan salat malam mohon petunjuk agar operasi berjalan dengan lancar dan aman,” tulis buku tersebut.
Terbukti, semua tugas operasi yang diembannya berhasil dengan baik. Keberhasilannya di medan operasi seperti penumpasan pemberontakan bersenjata DI/TII pimpinan Kahar Muzakar di Sulawesi Selatan dan pemberontak G30S/PKI di sejumlah daerah membuat karier militer Wismoyo cemerlang.
Wismo kemudian diangkat menjadi Komandan Pengawal Pribadi (Danwalpri) Presiden Soeharto. Tidak hanya itu, Karier pria kelahiran Bondowoso, Jawa Timur pada 10 Februari 1940 terus meningkat, setelah berhasil menumpas kelompok bersenjata di Kalimantan dan Papua. Wismoyo kemudian dipercaya menjadi Kasdam IX/Udayana, kemudian Pangdam XVII/Cenderawasih dan Pangdam IV/Diponegoro.
Bahkan seiring perjalanan waktu, Presiden Soeharto mengangkatnya menjadi Pangkostrad dan Wakasad pada 1992, sebelum akhirnya diangkat menjadi orang nomor satu di TNI Angkatan Darat (AD) sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) ke-17.
(cip)
Lihat Juga :