Penguatan Densus 88 di Papua, Ini Agenda yang Ingin Dicapai Pemerintah

Senin, 21 Februari 2022 - 15:58 WIB
loading...
Penguatan Densus 88...
Penguatan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror di Papua, dinilai sangat penting untuk agenda percepatan kesejahteraan masyarakat di Bumi Cenderawasih. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Penguatan Detasemen Khusus ( Densus ) 88 Antiteror di Papua sangat penting untuk agenda percepatan kesejahteraan masyarakat di Bumi Cenderawasih. Hal ini dikatakan oleh Juru Bicara Wakil Presiden (Wapres), Masduki Baidlowi.

Baca juga: Penanganan Kasus Bom Molotov di Pospol Bekasi Diambil Alih Densus 88

Diketahui, Polri direncanakan akan menambah personel Densus 88 Antiteror hingga 2.000 anggota yang akan ditempatkan di 34 markas Polisi Daerah (Polda) termasuk Papua, dan Papua Barat.

Baca juga: Dukung Arahan Kapolri Soal Pengamanan Acara Internasional, DPR Ingatkan Densus 88 Waspada

"Wapres (Ma’ruf Amin) yang mendapat tugas khusus tentang percepatan kesejahteraan di Papua, memerlukan suasana yang aman dan stabil," kata Masduki dalam keterangannya, Senin (21/2/2022).



"Penguatan Densus 88 ini sangat penting bagi agenda percepatan kesejahteraan di Papua," tambahnya.

Masduki menegaskan, Densus 88 selama ini sudah terbukti efektif untuk pencegahan dan penindakan adanya ancaman terorisme di Indonesia.

"Terkait dengan Densus 88, selama ini kan sudah terbukti efektif melakukan langkah pencegahan dan penindakan. Ini terkait dengan ancaman terorisme terus penting diwaspadai," ujarnya.

Masduki menjelaskan, di Papua dan Papua Barat terorisme tidak terbatas pada gerakan berbasis agama saja, namun juga gerakan separatisme yang berbahaya.

"Terorisme tidak terbatas pada gerakan berbasis paham agama saja. Gerakan berbasis separatis, seperti di Papua dan Papua Barat, juga dikategorikan teroris yang juga sangat berbahaya," jelasnya.

Penguatan Densus 88 di Papua, kata Masduki, bisa dipantau secara terbuka oleh masyarakat. Sehingga akan membantu agar personel bekerja dengan profesional.

"Bahwa ada kekhawatiran sebagian kalangan pada penguatan Densus 88, itu juga bisa diantisipasi oleh kontrol masyarakat. Semua bisa dipantau terbuka. Disampaikan terbuka. Kita bisa sama-sama membantu Densus 88 agar bekerja profesional, termasuk mengoreksi bila terjadi kesalahan," tutupnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Brigjen Pol dan 1...
2 Brigjen Pol dan 1 Kombes Pol Dapat Penugasan di Densus 88 Antiteror dalam Mutasi Polri Terbaru
Densus Ungkap 247 Anak...
Densus Ungkap 247 Anak Terpapar Radikalisme dan Kekerasan Sepanjang 2026
Pengamat Militer: Pembangunan,...
Pengamat Militer: Pembangunan, Keamanan, dan Keadilan Sosial Kunci Atasi Konflik Papua
Densus Tangkap 8 Terduga...
Densus Tangkap 8 Terduga Teroris JAD Afiliasi ISIS di Sulteng
Lumpuhkan 10 OPM dan...
Lumpuhkan 10 OPM dan Rebut 56 Markas, Satgas Marinir Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa dari KSAL
1 Mei, Papua, dan Janji...
1 Mei, Papua, dan Janji yang Belum Selesai
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Kondisi Pengungsi Moskona...
Kondisi Pengungsi Moskona Teluk Bintuni Memprihatinkan Pascaserangan Separatis Papua
Satgas Operasi Damai...
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 Tangkap KKB Penembak Warga Sipil
Rekomendasi
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Ruben Onsu Buka Suara...
Ruben Onsu Buka Suara soal Video Viral Thalia Onsu, Singgung Pengaruh Lingkungan Anak
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
Berita Terkini
4 Prajurit TNI Penyiraman...
4 Prajurit TNI Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Divonis 1,5-3 Tahun Penjara, 2 Dipecat
Banding, Ariyanto Bakri...
Banding, Ariyanto Bakri Tetap Dihukum 16 Tahun di Kasus Suap CPO dan Bayar Uang Pengganti Rp21 Miliar
Sari Yuliati Minta Kasus...
Sari Yuliati Minta Kasus Pembakaran Santri di Lombok Diusut Tuntas
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Lampung, Resmikan RSUD dan Buka Munas HIPMI
Masa Penahanan Gus Yaqut...
Masa Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang selama 30 Hari
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved