Gelar Vaksinasi di Candi Borobudur, Kapolri: Percepatan di Tempat Wisata yang Interaksi Tinggi
Jum'at, 18 Februari 2022 - 13:59 WIB
loading...
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau secara langsung pelaksanaan vaksinasi di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (18/2/2022). FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 serentak di 34 provinsi di Indonesia. Kali ini, Kapolri meninjau secara langsung pelaksanaan vaksinasi di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (18/2/2022).
Sigit mengatakan, vaksinasi massal pada hari ini digelar di 5.107 titik di 34 provinsi dengan target sasaran vaksinasi dengan jumlah 1.114.750 dosis. Sebanyak 834.474 untuk dosis pertama dan kedua dan 280.276 untuk dosis ketiga atau booster.
"Di Jawa Tengah dilaksanakan di 71 titik dengan target minimal 35.000 dan kita harapkan bisa 38.000 dengan prioritas kita gunakan vaksin AstraZeneca," kata Sigit.
Mantan Kabareskrim Polri ini menuturkan, pemilihan Museum Borobudur sebagai tempat peninjauan vaksinasi massal di Jawa Tengah lantaran wilayah Borobudur sebagai destinasi wisata dengan interaksi yang tinggi. "Sehingga kita harus mendorong percepatan vaksinasi dilaksanakan dengan baik," ujar Sigit.
Pelaksanaan akselerasi vaksinasi, kata Sigit, dilakukan untuk menghadapi Covid-19 varian Omicron yang saat ini terus meningkat. Untuk wilayah Jawa Tengah, terjadi peningkatan angka Covid-19 varian Omicron. Pada minggu lalu angkanya sekitar 2.000 kasus harian dan pada 17 Februari masuk di angka 4.000 kasus harian.
"Jadi ini tentunya menjadi perhatian kita semua sesuai dengan arahan Pak Presiden, kita harus melakukan akselerasi vaksinasi dan tentunya penegakan dan pendisiplinan protokol kesehatan," ucap Sigit.
Sigit mengatakan, vaksinasi massal pada hari ini digelar di 5.107 titik di 34 provinsi dengan target sasaran vaksinasi dengan jumlah 1.114.750 dosis. Sebanyak 834.474 untuk dosis pertama dan kedua dan 280.276 untuk dosis ketiga atau booster.
"Di Jawa Tengah dilaksanakan di 71 titik dengan target minimal 35.000 dan kita harapkan bisa 38.000 dengan prioritas kita gunakan vaksin AstraZeneca," kata Sigit.
Mantan Kabareskrim Polri ini menuturkan, pemilihan Museum Borobudur sebagai tempat peninjauan vaksinasi massal di Jawa Tengah lantaran wilayah Borobudur sebagai destinasi wisata dengan interaksi yang tinggi. "Sehingga kita harus mendorong percepatan vaksinasi dilaksanakan dengan baik," ujar Sigit.
Pelaksanaan akselerasi vaksinasi, kata Sigit, dilakukan untuk menghadapi Covid-19 varian Omicron yang saat ini terus meningkat. Untuk wilayah Jawa Tengah, terjadi peningkatan angka Covid-19 varian Omicron. Pada minggu lalu angkanya sekitar 2.000 kasus harian dan pada 17 Februari masuk di angka 4.000 kasus harian.
"Jadi ini tentunya menjadi perhatian kita semua sesuai dengan arahan Pak Presiden, kita harus melakukan akselerasi vaksinasi dan tentunya penegakan dan pendisiplinan protokol kesehatan," ucap Sigit.
Lihat Juga :