Wakil Ketua MPR: Persiapkan Generasi Muda Agar Mampu Menjawab Tantangan Zaman

Rabu, 16 Februari 2022 - 22:15 WIB
loading...
Wakil Ketua MPR: Persiapkan...
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mengatakan pentingnya mempersiapkan generasi muda agar mampu menjawab tantangan zaman. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Seluruh elemen bangsa harus mempersiapkan generasi muda agar mampu menjawab berbagai tantangan untuk mewujudkan Indonesia Emas yang tangguh dan berdaya saing pada 2045.

"Pada 2045, generasi muda akan menjadi tulang punggung bangsa ini untuk mewujudkan Indonesia menjadi negara maju, seperti yang dicita-citakan para pendahulu bangsa," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat saat membuka diskusi secara daring bertema Milenial dan Tantangan Ketenagakerjaan dalam Menyambut Bonus Demografi Indonesia, yang digelar Forum Diskusi Denpasar 12, Rabu (16/2/2022).

Diskusi yang dimoderatori Ekonom, Direktur Sparklab Universitas Pelita Harapan Radityo Fajar Arianto itu dihadiri Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo, Guru Besar Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis /FEB Universitas Airlangga Badri Munir Sukoco dan CEO for Navanti Indonesia Indra Pramana sebagai narasumber.

Baca juga: MPR Sebut Perlu Restorasi Kebijakan Publik dalam Transformasi Politik di Tanah Air

Selain itu hadir pula Co-Head of Delegate Selection Committe dan Delegasi Y20 Indonesia 2021 Putri Anetta Komarudin, Sekretaris Umum PP SPSI Mochammad Popon dan Pakar Hukum Universitas Pasundan Bandung Atang Irawan sebagai penanggap. ”Saat ini kita harus mempersiapkan para generasi muda agar mampu menghadapi tantangan dengan sumber daya yang kita miliki. Sehingga, berbagai upaya harus dilakukan berangkat dari optimalisasi seluruh sumber daya yang dimiliki anak bangsa,” ucapnya.

Loncatan teknologi yang terjadi saat ini, tambah Rerie, sapaan akrab Lestari, mengubah pola berperilaku dan komunikasi manusia di era ini sehingga, seluruh elemen tidak boleh mengabaikan perkembangan teknologi yang terjadi ini. Anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem itu menyebut, sejak terjadi krisis global, pandemi Covid-19 mengakibatkan meningkatnya angka pengangguran tertinggi di usia produktif. ”Berbagai perubahan itu mendorong kita secara bersama sebagai anak bangsa mempersiapkan generasi milenial agar memiliki kemampuan dalam mewujudkan Indonesia sebagai negara maju,” ucapnya.

Baca juga: Bernyali Besar! Kopral Ini Tolak Gagasan Prabowo Subianto

Guru Besar Manajemen FEB Universitas Airlangga, Badri Munir Sukoco berpendapat perlu kerja keras bagi bangsa Indonesia untuk menjadi negara maju karena membutuhkan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Kondisi pandemi Covid-19 dan rendahnya relevansi tenaga kerja terhadap lapangan kerja yang tersedia, ujar Badri, menyebabkan pertambahan angka pengangguran saat ini.

Salah satu upaya agar tenaga kerja mampu terserap, menurut Badri, adalah dengan melakukan transformasi ekonomi lewat dua hal yaitu peningkatan kualitas SDM dan menetapkan sejumlah sektor untuk menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi agar mampu tumbuh di atas 10%. ”Karena, untuk menjadi negara maju, bangsa Indonesia harus mampu masuk pada kelompok negara dengan high income yang berciri memiliki industri services 69,70% yang sangat mengandalkan kualitas SDM yang tinggi,” katanya.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Anggoro Eko Cahyo mengonfirmasi bahwa pandemi Covid-19 berdampak pada kalangan muda. Hal itu, terungkap pada meningkatnya klaim Jaminan Hari Tua (JHT) pada pekerja milenial yang mengundurkan diri dan terkena PHK di masa pandemi. “Di masa pandemi ini terjadi shifting pasar kerja dari sektor formal ke sektor informal. Para pekerja yang keluar dari sektor formal saat ini belum masuk kembali ke sistem perlindungan BPJS Ketenagakerjaan,” ucapnya.

CEO for Navanti Indonesia, Indra Pramana mengungkapkan industri start up masih menjadi salah sektor yang diminati kelompok milenial di Indonesia. Menurut Indra, sejumlah startup di Indonesia di bidang fintek, logistik, e-commerce, food and beverage dan agrikultur sangat diminati para investor. ”Peluang itu, harus ditangkap oleh anak bangsa dengan sejumlah upaya strategis agar generasi milenial Indonesia mampu berperan lebih besar di industri startup di Tanah Air,” katanya.

Co-Head of Delegate Selection Committe dan Delegasi Y20 Indonesia 2021, Putri Anetta Komarudin mengungkapkan pandemi Covid-19 berdampak pada masa transisi kalangan muda yang akan memasuki dunia kerja. Akibatnya, sebagian generasi muda masuk ke sektor informal yang kurang mendapat perlindungan. Isu job insecurity ini, menjadi perhatian dalam penyelenggaraan Y20 mendatang.

Pakar Hukum Universitas Pasundan Bandung, Atang Irawan menilai untuk persiapan menyambut bonus demografi perlu upaya perbaikan kebijakan di sektor pendidikan, kesehatan dan infrastruktur serta percepatan investasi. ”Para pemangku kepentingan perlu membuat peta jalan untuk mempersiapkan formulasi dalam menyambut bonus demografi untuk menghindari terjadinya kesalahan dalam pengambilan kebijakan seperti yang terjadi pada Afrika Selatan dan Brazil,” katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Emas 2045...
Indonesia Emas 2045 Taruhannya: Ketika Pundak Gen Z Rapuh Tanpa Jangkar Moral
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Mengubah Ledakan Populasi...
Mengubah Ledakan Populasi Lansia Indonesia Menjadi Kekuatan Emas: Menjemput Bonus Demografi Kedua
Refleksi 109 Tahun,...
Refleksi 109 Tahun, Generasi Muda Diminta Telaah Gagasan Prof. Soemitro Djojohadikusumo
Rustini Muhaimin Ajak...
Rustini Muhaimin Ajak Perempuan dan Generasi Muda Rawat Ekosistem Alam
HNW: Revitalisasi OKI...
HNW: Revitalisasi OKI Sangat Penting untuk Kemerdekaan Palestina dan Pembebasan Masjid Al-Aqsa
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
Jannah Firdaus Bantu...
Jannah Firdaus Bantu Ratusan Jemaah Gagal Berangkat Umrah
Rekomendasi
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Tidak Semua Yoghurt...
Tidak Semua Yoghurt Sehat, Salah Pilih Bisa Bikin Gula Darah Naik
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Berita Terkini
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
KPK Berharap Tindakan...
KPK Berharap Tindakan Medis terhadap Gus Yaqut Segera Dilakukan
Ujian Tahun Pertama...
Ujian Tahun Pertama Kepengurusan AMKI, Mencari Bentuk di Tengah Industri Media
Sidang Perdana Praperadilan...
Sidang Perdana Praperadilan Roy Suryo Digelar Besok Pagi di PN Jaksel
5 Peserta Program SPPI...
5 Peserta Program SPPI Meninggal saat Latsarmil, Feri Amsari: Negara Salahi Prinsip Administrasi
Infografis
Mengenal Para Calon...
Mengenal Para Calon Ketua dan Wakil Ketua PSSI Periode 2023-2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved