Pemerintah Didorong Perhatikan Kesehatan Tahanan di tengah Pandemi Corona

Kamis, 23 April 2020 - 17:42 WIB
loading...
Pemerintah Didorong...
Pengamat Hukum dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Suparji Ahmad menyebut bahwa petugas rutan maupun lapas perlu menjamin para tahanan terhindar dari penyebaran virus Corona. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pengamat Hukum dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Suparji Ahmad menyebut bahwa petugas rumah tahanan (Rutan) maupun Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) perlu menjamin para tahanan terhindar dari penyebaran virus Corona di masa pademi saat ini. Upaya itu diwujudkan dalam bentuk menjaga kualitas kesehatan tahanan.

“Diperlukan kebijakan yang bertujuan mencegah penyebaran virus Corona, misalnya saat sahur, buka dan lainnya,” ujar Suparji kepada wartawan, Kamis (23/4/2020).

Menurutnya, makanan tahanan juga dijaga kualitasnya, terutama pada bulan Ramadhan seperti ini. Terutama pada saat sahur, dimana para tahanan sering mengkonsumsi makanan yang dikirim keluarga yang jarak antara antar makanan dan waktu konsumsinya cukup lama.

“Yang utama adalah memastikan bahwa semuanya tidak tercemar, artinya dijaga kebersihannya,” kata Suparji.

Sebelumnya sebanyak 18 tahanan di Rutan KPK melayangkan surat ke Pimpinan KPK tentang minimnya fasilitas rutan yang bisa membuat mereka tertular COVID-19 karena tidak mengkonsumsi makanan sehat. Dalam surat tertanggal 8 April itu, para tahanan menyebutkan bahwa makanan yang dikirim keluarga sering sekali basi karena tidak adanya fasilitas pemanas. Mereka pun berharap Rutan KPK dilengkapi dengan kompor.

“Mohon kiranya rutan dapat dilengkapi dengan pemanas, baik berupa kompor gas ataupun listrik dan/atau kulkas. Hal ini agar makanan yang dikirim dari rumah dapat diperpanjang umurnya (lifetime-nya) sehingga tidak basi. Dalam hal rutan tidak memiliki anggaran penyediaan, kiranya dapat diizinkan keluarga kami mengirimkannya dari rumah dengan sepengetahuan Karutan,” tulis mereka dalam surat tersebut.

Para tahanan sebenarnya memaklumi kualitas makanan di rutan yang tidak memingkinkan memiliki gizi baik karena anggaran makanan hanya sebesar Rp32 ribu untuk tiga kali makan. Namun KPK seharusnya tetap menfasilitasi tahanan bisa mengkonsumsi makanan dari keluarga selama masa tahanan.

“Kami memahami keterbatasan anggaran penyediaan makanan tahanan oleh APBN menjadikan terbatasnya gizi makanan yang diberikan, bahkan di bawah standar kebutuhan pokok kalori harian tahanan, yang berdasarkan berita di televisi hanya senilai Rp32.000,- perhari untuk tiga kali makan,” tulis para tahanan tersebut.

Kebutuhan atas pemanas itu semakin penting di masa bulan Ramadhan, mengingat makanan dari keluarga biasanya diantar pada jam besuk. “Bahwa, bulan suci Ramadhan untuk umat Islam akan dimulai pada tanggal 24 April 2019. Seiring kebutuhan makanan tambahan pada saat sahur/berbuka, keberadaan pemanas menjadi semakin mutlak dibutuhkan untuk mencegah makanan kirriman keluarga menjadi basi,” tulis para tahanan KPK lagi.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Izin Tinggal WNA, Dirjen Imigrasi Minta Buka Akses Seluas-luasnya untuk KPK
Kantor Imigrasi Denpasar...
Kantor Imigrasi Denpasar dan 2 Lokasi Lainnya Digeledah KPK, Bukti Elektronik hingga Dokumen Disita
KPK Telusuri Pembelian...
KPK Telusuri Pembelian Aset Fadia Arafiq saat Jabat Bupati Pekalongan
KPK Buka Peluang Periksa...
KPK Buka Peluang Periksa Pihak BPK, Dalami Peran Eks Staf Ahli Bobby Adhityo Rizaldi
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Rumah Bupati Sugiri...
Rumah Bupati Sugiri Sancoko Digeledah, 3 Mobil Hardtop dan 1 Alphard Disita
Rekomendasi
Mau Nyaman Liburan ke...
Mau Nyaman Liburan ke Bali? Perhatikan Ini Sebelum Memilih Tour Wisata
Bumerang Bagi Penerimaan...
Bumerang Bagi Penerimaan Negara, Usulan Kenaikan Batas Produksi Rokok Tuai Kritik
Dewi Perssik Bagikan...
Dewi Perssik Bagikan Kabar Terbaru Tio Pakusadewo usai Dirawat Akibat Gangguan Jantung
Berita Terkini
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Ade Darmawan Minta Jaksa...
Ade Darmawan Minta Jaksa Tolak Segala Intervensi di Kasus Ijazah Jokowi
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
BKKBN Tekankan Peran...
BKKBN Tekankan Peran Ayah Kunci Pembentukan Karakter Anak
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved