Barikade 98 Minta Anggota DPR Dievaluasi Karena Kerap Mengusir Mitra Kerja dari Rapat
Selasa, 15 Februari 2022 - 19:35 WIB
loading...
RDP Komisi VII DPR dengan Kemenperin dan Krakatau Steel, Senin (14/2/2022). Dirut Krakatau Steel Silmy Karim diusir dari rapat ini. FOTO/TANGKAPAN LAYAR
A
A
A
JAKARTA - Aktivis yang tergabung dalam Barikade 98 menyayangkan aksi pengusiran dari ruang rapat DPR kepada peserta rapat yang diundangnya. Hal itu dinilai tidak mencerminkan sikap DPR yang terhormat.
Sekretaris Jenderal Barikade 98 Arif Rahman menilai apa yang dilakukan oleh pimpinan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR Bambang Haryadi terhadap Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim sangat tidak mencerminkan sikap anggota DPR yang terhormat.
"Rapat baru saja dimulai, semua peserta sudah menjelaskan materi dan ketika akan memulai diskusi, pihak Krakatau Steel disebut maling teriak maling. Apakah tuduhan itu pantas dilontarkan tanpa dasar yang jelas?" kata Arif dalam siaran tertulisnya, Selasa (15/2/2022).
Baca juga: Debat Panas, Dirut Krakatau Steel Silmy Karim Diusir dari Rapat DPR
Arif menjelaskan bahwa masyarakat tentunya menyaksikan peristiwa RDP DPR. Menurutnya, masyarakat akan menilai bahwa ternyata sikap anggota DPR arogan, tidak memiliki etika. "Bahkan dengan mudah mengatakan perusahaan BUMN yang notabene seharusnya kita dukung kinerjanya, bukan malah dijatuhkan di rapat terbuka semacam itu," ujar Arif.
Krakatau Steel sudah melakukan banyak pencapaian, dari rugi 8 tahun hingga akhirnya mampu membukukan laba 2 tahun berturut-turut pada 2020 dan 2021. Belum lagi prestasi penjualan ekspor yang baru-baru ini dilakukan.
Sekretaris Jenderal Barikade 98 Arif Rahman menilai apa yang dilakukan oleh pimpinan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR Bambang Haryadi terhadap Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim sangat tidak mencerminkan sikap anggota DPR yang terhormat.
"Rapat baru saja dimulai, semua peserta sudah menjelaskan materi dan ketika akan memulai diskusi, pihak Krakatau Steel disebut maling teriak maling. Apakah tuduhan itu pantas dilontarkan tanpa dasar yang jelas?" kata Arif dalam siaran tertulisnya, Selasa (15/2/2022).
Baca juga: Debat Panas, Dirut Krakatau Steel Silmy Karim Diusir dari Rapat DPR
Arif menjelaskan bahwa masyarakat tentunya menyaksikan peristiwa RDP DPR. Menurutnya, masyarakat akan menilai bahwa ternyata sikap anggota DPR arogan, tidak memiliki etika. "Bahkan dengan mudah mengatakan perusahaan BUMN yang notabene seharusnya kita dukung kinerjanya, bukan malah dijatuhkan di rapat terbuka semacam itu," ujar Arif.
Krakatau Steel sudah melakukan banyak pencapaian, dari rugi 8 tahun hingga akhirnya mampu membukukan laba 2 tahun berturut-turut pada 2020 dan 2021. Belum lagi prestasi penjualan ekspor yang baru-baru ini dilakukan.
Lihat Juga :