3 Hal Ini Perlu Dilakukan Cak Imin Jika Ngebet Nyapres

Senin, 14 Februari 2022 - 15:04 WIB
loading...
3 Hal Ini Perlu Dilakukan...
Cak Imin saat menghadiri deklarasi dukungan datang dari para nelayan di Kawasan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (4/2/2022). Foto/Felldy Utama
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar ( Cak Imin ) dinilai perlu melakukan tiga hal jika ingin sekali menjadi calon presiden ( capres ) 2024. Pertama, Cak Imin harus menjadi tokoh.

“Dia harus benar-benar menjadi tokoh, karena selama pemilu di Indonesia terbukti bahwa calon presiden itu tidak harus didukung partai yang besar,” kata Direktur Eksekutif Lembaga Survei KedaiKOPI Kunto Adi Wibowo kepada SINDOnews, Senin (14/2/2022).

Kunto memberikan contoh Partai Demokrat dibesarkan oleh ketokohan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Selain itu, kata Kunto, ketokohan dan karisma Joko Widodo (Jokowi) di 2014 luar biasa.

Baca juga: Struktur PBNU Dilarang Nyapres, Cak Imin: Saatnya Ketua Umum PKB

“Jadi, menurut saya yang harus dibangun Cak Imin ini pertama ketokohannya. Dia mau jadi tokoh apa, jangan cuma jadi tokoh baliho, itu jelas tidak akan relevan, tidak akan kena ke pemilih,” katanya.

Kedua, mobilisasi. Kunto memberikan contoh SBY punya kader-kader Demokrat yang militan ketika partai itu baru dibentuk. Kemudian, lanjut dia, Jokowi punya para relawan yang sangat militan.

“Menurut saya, kalau memang jalur PBNU tidak bisa ditempuh atau tidak bisa dipakai Gus Muhaimin untuk mobilisasi, ya beliau harus mencari jalan lain, entah itu jalan relawan atau seperti Pak Jokowi, atau kemudian jalan partai, PKB-nya sendiri, atau jalan lain mungkin saya enggak tahu, Gus Ami harusnya lebih paham soal ini jalur-jalur kiai yang mungkin tidak begitu loyal ke PBNU atau tidak ada dalam kepengurusan PBNU,” imbuhnya.

Baca: Posisi Cak Imin di Kalangan NU Disebut Tergerus, Ini Respons PKB



Ketiga, gabungan antara ketokohan dan mobilisasi plus media. “Kita lihat sendiri pertarungan di udara Cak Imin juga belum terlalu kelihatan dibandingkan Pak Ganjar, Pak Anies, Pak Ridwan Kamil, dan Pak Prabowo, Gus Ami jauh tertinggal soal urusan di media,” ungkapnya.

Menurut dia, hal tersebut perlu diperbaiki. “Jadi, kalau ketiganya sudah oke dan memang terbukti dari hasil survei elektabilitasnya tinggi mau tidak mau menjadi daya tawar tersendiri bagi Gus Ami untuk bisa membuat kompromi-kompromi politik dengan PBNU,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Instruksikan...
Prabowo Instruksikan Sinkronisasi Data Bansos, 88 Daerah Jadi Prioritas Pengentasan Kemiskinan
Ingatkan Bahaya Vape,...
Ingatkan Bahaya Vape, Cak Imin Wanti-Wanti Pesantren Tak Boleh Kecolongan
Cak Imin Realistis soal...
Cak Imin Realistis soal Pilpres 2029: Pak Prabowo Maju dan Masih Sangat Kuat
Cak Imin Kritisi War...
Cak Imin Kritisi War Ticket Haji: Yang Sudah Ngantre Tinggal 2 Tahun Gimana?
Syaiful Huda Tekankan...
Syaiful Huda Tekankan PKB Usung Politik Nilai Bukan Transaksional
Gus Muhaimin Minta Kepala...
Gus Muhaimin Minta Kepala Daerah PKB Harus Layak Difotokopi
Gus Muhaimin Optimistis...
Gus Muhaimin Optimistis Haji 2026 Sukses: Wujud Kesungguhan Presiden Bentuk Kemenhaj
Menko Muhaimin Sebut...
Menko Muhaimin Sebut Universitas Sunan Gresik Bisa Jadi Role Model Pengelolaan Perguruan Tinggi
Cak Imin Minta Kantor...
Cak Imin Minta Kantor Baru PKB DKI Harus Jadi Pusat Perjuangan untuk Jakarta
Rekomendasi
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan...
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan di HR Asia Awards 2026
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Berita Terkini
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Kawal Dana RT Rp25 Juta,...
Kawal Dana RT Rp25 Juta, Wali Kota Agustina Pastikan Pengurus Lingkungan Didampingi Total
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Timwas Sebut Presiden...
Timwas Sebut Presiden Prabowo Ingin Antrean Haji Dipangkas Lagi
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved