Partai Perindo Dorong Pengusutan Kasus Pemerkosaan Anak Bawah Umur di Kediri
Senin, 14 Februari 2022 - 14:31 WIB
loading...
Partai Perindo dan Relawan Perempuan dan Anak Perindo bekerja sama dalam penanganan kasus pemerkosaan terhadap anak di bawah umur oleh sembilan orang di Kediri, Jawa Timur. FOTO/MPI/BACHTIAR ROJAB
A
A
A
JAKARTA - Partai Perindo dan Relawan Perempuan dan Anak Perindo bekerja sama dalam penanganan kasus pemerkosaan terhadap anak di bawah umur oleh sembilan orang di Kediri, Jawa Timur. Langkah ini sebagai bentuk melindungi perempuan dan anak di Indonesia agar tidak ada lagi kasus serupa terjadi.
"Partai Perindo akan terus-menerus berupaya melindungi perempuan dan anak untuk lebih memiliki kekuatan dalam kehidupannya," kata Relawan Perempuan dan Anak Perindo Jeannie Latumahina saat diwawancarai MPI, Senin (14/2/2022).
Jeannie menjelaskan, perlindungan perempuan dan anak tersebut harus ada dan nyata di kehidupan sehari-hari. "Dalam setiap aktivitas kesehariannya baik dalam rumah, ruang publik, dunia pendidikan maupun lingkungan kerja," ucap Jeannie.
Ia menganggap, keadilan haruslah ditegakkan seadil-adilnya bukan malah menjadi polemik di masyarakat.
"Penindakan hukum para pelaku kekerasan, pelecehan terhadap perempuan dan anak sebaiknya terus diperkuat dan bukan malah menjadi polemik apalagi dipolitisasi," katanya.
"Partai Perindo akan terus-menerus berupaya melindungi perempuan dan anak untuk lebih memiliki kekuatan dalam kehidupannya," kata Relawan Perempuan dan Anak Perindo Jeannie Latumahina saat diwawancarai MPI, Senin (14/2/2022).
Jeannie menjelaskan, perlindungan perempuan dan anak tersebut harus ada dan nyata di kehidupan sehari-hari. "Dalam setiap aktivitas kesehariannya baik dalam rumah, ruang publik, dunia pendidikan maupun lingkungan kerja," ucap Jeannie.
Ia menganggap, keadilan haruslah ditegakkan seadil-adilnya bukan malah menjadi polemik di masyarakat.
"Penindakan hukum para pelaku kekerasan, pelecehan terhadap perempuan dan anak sebaiknya terus diperkuat dan bukan malah menjadi polemik apalagi dipolitisasi," katanya.
Lihat Juga :