MUI Usul Libatkan BUMDES dalam Pengelolaan Tambang Wadas

Senin, 14 Februari 2022 - 11:27 WIB
loading...
MUI Usul Libatkan BUMDES...
Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas menilai, BUMDES perlu dilibatkan dalam pengelolaan tambang batu andesit di desa Wadas, Purworejo, Jawa Tengah. FOTO/purworejokab.go.id
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) Anwar Abbas menilai, Badan Usaha Milik Desa ( BUMDES ) perlu dilibatkan dalam pengelolaan tambang batu andesit di Desa Wadas , Purworejo, Jawa Tengah. Pengukuran lahan sempat ricuh antara aparat dan warga yang menolak tambang.

Anwar mengatakan, hampir di setiap desa di Indonesia sudah memiliki badan hukum yang menangani usaha.
"Karena masing-masing desa saat ini sudah punya usaha yang memiliki badan hukum berupa Badan Usaha Milik Desa (BUMDES)," ujar Anwar dikutip MPI dalam catatan pers, Senin (14/2/2022).

Anwar menambahkan, badan hukum tersebut perlu dilibatkan pemerintah dalam pengelolaan tambang batu andesit. "Maka adalah sangat arif dan sangat bijaksana kalau BUMDES Desa Wadas juga dilibatkan dan terlibat dalam pengelolaan tambang batu andesit tersebut," ucap Anwar.



Menurutnya, perlu ada keterlibatan pemerintah, sehingga bisa mengkolaborasikan BUMDES dengan Perseroan Terbatas (PT). "Mungkin perlu dibuat sebuah PT baru yang didirikan bersama antara PT yang sudah ditunjuk oleh pemerintah dengan BUMDES yang juga sudah punya badan hukum," katanya.

Anwar menilai, dengan kolaborasi tersebut hak kuasa tambang menjadi milik bersama. "Sehingga dengan demikian tambang tersebut menjadi tambang bersama yang tidak hanya dikuasai oleh pemilik kapital," ujarnya.

Dengan demikian rencana proyek pemerintah akan terjuwud tanpa adanya konflik di dalamnya. "Sehingga semua pihak merasa senang dan diuntungkan dan rencana pemerintah untuk menyukseskan pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut dapat terwujud sesuai dengan yang direncanakan," ucap Anwar.

Baca juga: Komnas HAM: Temukan Fakta Ada Tindakan Kekerasan Terhadap Warga Desa Wadas

Sebelumnya, puluhan warga Wadas, Purworejo, Jawa Tengah, ditangkap polisi karena menentang pengukuran tanah untuk pembangunan waduk. Namun keadaan berangsur pulih setelah polisi membebaskan warga yang ditangkap.

Dari insiden tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta maaf dan kini Desa Wadas masih dijaga aparat untuk mencegah kericuhan kembali terjadi.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MUI Minta Presiden Prabowo...
MUI Minta Presiden Prabowo Selamatkan 5 WNI yang Ditangkap Israel
MUI Minta Komdigi Blokir...
MUI Minta Komdigi Blokir dan Perketat Pengawasan Akses Platform Judi Online
MUI dan FORKOPI Sepakat...
MUI dan FORKOPI Sepakat Perkuat Ekonomi Kerakyatan melalui Koperasi Syariah
MUI Minta Polemik Pernyataan...
MUI Minta Polemik Pernyataan JK Dihentikan demi Menjaga Kerukunan Bangsa
Koperasi Desa Merah...
Koperasi Desa Merah Putih Diusulkan Terintegrasi dengan BUMDes
MUI Serukan Stop Perang,...
MUI Serukan Stop Perang, Desak AS-Israel Akhiri Konflik
MUI Ajak Umat Islam...
MUI Ajak Umat Islam Jadikan Iduladha Momentum Perkuat Persatuan dan Tingkatkan Kepedulian
Beda Fatwa dengan MUI...
Beda Fatwa dengan MUI Soal Dam Haji, Kemenhaj: Bukan Paksakan, Tapi Sediakan Keleluasaan Fiqh Haji
MUI Tegaskan Penyembelihan...
MUI Tegaskan Penyembelihan Hewan DAM Harus di Tanah Suci
Rekomendasi
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved