Soal Wadas, Gus Yahya: Tak Perlu Tergesa-gesa Menganggap Pemerintah Menindas Rakyat
Jum'at, 11 Februari 2022 - 11:53 WIB
loading...
Ketua PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengaku siap mendampingi masyarakat Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengaku siap mendampingi masyarakat Desa Wadas , Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Pihaknya juga menegaskan bahwa NU siap menjembatani komunikasi yang lebih baik antara pemerintah dan masyarakat di sana.
"Insya Allah Nahdlatul Ulama siap hadir guna mendampingi rakyat dan membantu pemerintah dalam melancarkan komunikasi antara pemerintah dengan rakyat itu sendiri, sehingga polemik yang terjadi tidak berlarut-larut," kata Gus Yahya dikutip dalam laman resmi NU Online, Jumat (11/2/2022).
Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang, Jawa Tengah ini turut mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membangun komunikasi yang baik guna mencari jalan keluar atas problem yang masih terjadi di Wadas.
"Kita tidak perlu tergesa-gesa menjadikan politisasi masalah semacam ini sebagai masalah antara pemerintah dengan rakyat, masalah pemerintah menindas rakyat, dan sebagainya. Kita tidak boleh berlebihan dalam soal ini," kata Gus Yahya.
"Insya Allah Nahdlatul Ulama siap hadir guna mendampingi rakyat dan membantu pemerintah dalam melancarkan komunikasi antara pemerintah dengan rakyat itu sendiri, sehingga polemik yang terjadi tidak berlarut-larut," kata Gus Yahya dikutip dalam laman resmi NU Online, Jumat (11/2/2022).
Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang, Jawa Tengah ini turut mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membangun komunikasi yang baik guna mencari jalan keluar atas problem yang masih terjadi di Wadas.
"Kita tidak perlu tergesa-gesa menjadikan politisasi masalah semacam ini sebagai masalah antara pemerintah dengan rakyat, masalah pemerintah menindas rakyat, dan sebagainya. Kita tidak boleh berlebihan dalam soal ini," kata Gus Yahya.
Lihat Juga :