Pelapor Dugaan Penistaan Agama Jenderal Dudung Dicecar 50 Pertanyaan oleh Puspomad

Rabu, 09 Februari 2022 - 20:26 WIB
loading...
Pelapor Dugaan Penistaan...
Pelapor dugaan penistaan agama oleh KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman dicecar 50 pertanyaan oleh Puspomad. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Koalisi Ulama, Habaib dan Pengacara Anti Penodaan Agama (KUHAP APA) diminta menjawab 50 pertanyaan dari penyidik Puspomad. Hal itu terkait dengan laporan kasus dugaan penodaan agama oleh KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman.

Pengacara pelapor, Damai Hari Lubis menuturkan, kliennya telah diperiksa selama hampir lebih 8 jam lamanya sejak pukul 10.00 WIB pagi tadi. "Ya tadi sekitar dimulai jam 10 pagi sampai sekarang masih berjalan (pukul 18.00), baru 30 pertanyaan, sekitar 50 pertanyaan direncanakan," ungkap Damai di Mapuspomad, Jakarta Pusat, Rabu, (9/2/2022).

Damai menyatakan, kliennya siap jika permintaan keterangan dilakukan sampai larut malam. Sebab itu merupakan hak dan kewajiban dalam hukum. "Kita siap untuk diperiksa. Memang itu hak daripada institusi tentara Angkatan Darat dan juga kewajiban bagi mereka untuk memeriksa perkara ini," jelasnya.

Baca juga: Koalisi Ulama Tak Gentar Hadapi KSAD Dudung, Datangi Puspomad Bawa Bukti

Hari memaparkan, selama pemeriksaan kondisinya pun amat kondusif. Dijelaskan pula, penyidik juga menanyakan alasan mengapa pelapor merasa Jenderal Dudung melakukan sebuah penodaan agama. "Tim pemeriksa saya lihat bagus, baik. Artinya tidak mencla mencle. Pertanyaannya normatif ya, pertama apakah saudara sehat, tentunya jawabannya sehat, lalu yang materi mengenai pasal penodaan apakah penodaan ini masuk, kata klien kami masuk," ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Laksdya TNI Hersan,...
Laksdya TNI Hersan, Mantan Ajudan Jokowi Berpeluang Besar Jadi KSAL
JK: Mudah-mudahan Allah...
JK: Mudah-mudahan Allah Memaafkan para Pemfitnah Itu
3 Jenazah TNI yang Gugur...
3 Jenazah TNI yang Gugur di Lebanon Diterbangkan ke Bandung dan Yogyakarta
28 Pati TNI AD Naik...
28 Pati TNI AD Naik Pangkat, Ada Peraih Adhi Makayasa dan Teman Seangkatan AHY di Akmil
Letjen TNI Richard Tampubolon...
Letjen TNI Richard Tampubolon dan Rafael Granada Baay, Jenderal Kopassus Calon Kuat Jadi KSAD
Sabotase Jembatan Bailey...
Sabotase Jembatan Bailey di Aceh: Operasi Kemanusiaan Diserang dan Negara Diuji
KSAD Sebut Penanganan...
KSAD Sebut Penanganan Bencana Sumatera Lebih Cepat dari Bencana Lain
Percepat Pemulihan Pascabencana,...
Percepat Pemulihan Pascabencana, KSAD Sebut 100 Jembatan Bailey Bakal Didatangkan dari Luar
Ungkap Upaya Sabotase...
Ungkap Upaya Sabotase Jembatan Bailey di Lokasi Bencana Sumatera, KSAD: Ini Biadab!
Rekomendasi
3 Kendaraan Kecelakaan...
3 Kendaraan Kecelakaan di Tol Becakayu, 8 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Wajib Menang!
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
Berita Terkini
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Disentil Jadi Partai...
Disentil Jadi Partai Penyeimbang, PDIP: Golkar Urus Pemadaman Listrik Saja
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Infografis
7 Fakta Pulau Pedofil...
7 Fakta Pulau Pedofil Jeffrey Epstein: Kuil Misterius hingga Dugaan Kejahatan Seksual
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved