Anggota DPR Ini Sering Dicecar Konstituen soal Minyak Goreng
Selasa, 08 Februari 2022 - 21:29 WIB
loading...
Anggota Komisi VIII DPR Achmad mengaku sering ditanya konstituennya di Riau mengenai kenapa harga minyak goreng bisa mahal dan langka. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi VIII DPR Achmad mengaku sering ditanya konstituennya di Riau mengenai kenapa harga minyak goreng bisa mahal dan langka. Padahal, Riau menjadi salah satu daerah penghasil CPO terbesar di Indonesia.
"Saat kunjungan dapil, saya dicecar oleh masyarakat. Kita penghasil kelapa sawit, namun minyak goreng langka. Mereka membandingkan Riau penghasil Migas, tapi BBM mahal dan langka juga, mereka jengah dengan keadaan seperti itu," katanya kepada wartawan, Selasa (8/2/2022).
Maka itu, anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Riau I ini mendesak pemerintah untuk serius menangani persoalan tersebut. Jangan hanya mengeluarkan aturan, namun tidak disertai dengan tindakannya.
Baca juga: Satgas Pangan Polri Tegaskan Tak Ada Kartel Terkait Kenaikan Harga Minyak Goreng
"Masyarakat sudah menjerit di bawah. Karena minyak goreng adalah kebutuhan pokok rumah tangga dan juga sangat dibutuhkan bagi mereka yang bergerak di sektor UMKM," kata politikus Partai Demokrat ini.
Dia juga meminta pemerintah tidak setengah hati memberikan solusi yang menjadi kebutuhan masyarakat. Mantan Bupati Rokan Hulu dua periode itu juga meminta agar satuan tugas (Satgas) Pangan bergerak ke akar rumput untuk memberantas jika ada oknum-oknum kartel nakal.
"Saat kunjungan dapil, saya dicecar oleh masyarakat. Kita penghasil kelapa sawit, namun minyak goreng langka. Mereka membandingkan Riau penghasil Migas, tapi BBM mahal dan langka juga, mereka jengah dengan keadaan seperti itu," katanya kepada wartawan, Selasa (8/2/2022).
Maka itu, anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Riau I ini mendesak pemerintah untuk serius menangani persoalan tersebut. Jangan hanya mengeluarkan aturan, namun tidak disertai dengan tindakannya.
Baca juga: Satgas Pangan Polri Tegaskan Tak Ada Kartel Terkait Kenaikan Harga Minyak Goreng
"Masyarakat sudah menjerit di bawah. Karena minyak goreng adalah kebutuhan pokok rumah tangga dan juga sangat dibutuhkan bagi mereka yang bergerak di sektor UMKM," kata politikus Partai Demokrat ini.
Dia juga meminta pemerintah tidak setengah hati memberikan solusi yang menjadi kebutuhan masyarakat. Mantan Bupati Rokan Hulu dua periode itu juga meminta agar satuan tugas (Satgas) Pangan bergerak ke akar rumput untuk memberantas jika ada oknum-oknum kartel nakal.
Lihat Juga :