Pakar Hukum Sebut Demokrasi Adalah Ciptaan Asli dari Kapitalis

Jum'at, 12 Juni 2020 - 21:31 WIB
loading...
Pakar Hukum Sebut Demokrasi...
Pakar Hukum Tata Negara Margarito Kamis mengungkapkan, demokrasi adalah barang ciptaan kapitalis. Dia mengatakan, buku terkait itu tersedia di mana pun. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pakar Hukum Tata Negara Margarito Kamis mengungkapkan, demokrasi adalah barang ciptaan kapitalis. Dia mengatakan, buku terkait itu pun telah tersedia di mana pun.

(Baca juga: Dorong Parliamentary Threshold 7%, Golkar Usulkan 9 Hal di RUU Pemilu)

"Demokrasi adalah barang ciptaan asli kapitalis, tidak kurang, tidak lebih, anda suka atau tidak suka, bukunya tersedia di mana pun," ujar Margarito Kamis dalam diskusi virtual bertajuk Ambang Batas Pilpres dan Kuasa Oligarki, Jumat (12/6/2020).

"Demokrasi itu tidak kurang tidak lebih adalah anarki yang dikendalikan, anda suka atau tidak suka," tambah Margarito. (Baca juga: Partai Berkarya Usul Parliamentary dan Presidential Threshold Dihapus)

Lebih lanjut dia mengatakan, hukum tata negara dipandu oleh politik. Namun, kata dia, politik dikendalikan oleh uang. "Dan politik dikendalikan oleh kekuatan. Siapa yang kuat, dia yang menang. Ini urusan cukong ini. Sepenuhnya urusan cukong. Cukong dalam negeri dan cukong luar negeri," kata Margarito.

Maka itu kata dia, jika berbicara ambang batas pencalonan presiden atau Presidential Threshold, apakah para cukong itu rela atau tidak. "Kelompok-kelompok yang akan kaya dalam Pemilu dan kelompok-kelompok yang akan menempatkan orang jadi presiden, rela apa tidak. Cukong-cukong ini meski kita hitung," katanya.

Dirinya memberikan contoh, untuk kampanye Pemilu membutuhkan uang. Kata dia, banyak sumbangan dana kampanye yang tidak dilaporkan ke KPU. "Kau kumpulkan orang rapat di kampung-kampung pakai duit," ujarnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Ketua DPW Partai Perindo...
Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani, dari Birokrasi ke Politik yang Melayani
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Rekomendasi
Gandeng CEO Kreta Digital,...
Gandeng CEO Kreta Digital, Dispora Kota Batam Gelar Pelatihan Digital Marketing
Perselingkuhan Membuka...
Perselingkuhan Membuka Rahasia Kelam Seorang Polisi di Microdrama V+Short The Next Door Detective
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Poles 1.920 SPBU Melalui Program Retail Make Over
Berita Terkini
PKB Minta PDIP Tegas...
PKB Minta PDIP Tegas soal Posisi terhadap Pemerintah: Jangan Abu-abu
Menang Lagi di PN Jakpus,...
Menang Lagi di PN Jakpus, Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen pada SK Plt Maluku
Di Seskoau, Sjafrie:...
Di Seskoau, Sjafrie: Kepemimpinan Adaptif Penting Hadapi Tantangan Pertahanan Masa Depan
Indonesia Emas 2045...
Indonesia Emas 2045 Taruhannya: Ketika Pundak Gen Z Rapuh Tanpa Jangkar Moral
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved