Nahdlatul Ulama Akan Bangun Peradaban dari Lautan
Sabtu, 05 Februari 2022 - 18:08 WIB
loading...
A
A
A
Ada tiga ciri khas masyarakat maritim yakni senantiasa berbaik sangka kepada Tuhan, berbaik sangka kepada manusia, dan berbaik sangka serta mengakrapi alam. Sesuai tema Harlah “merawat jagat membangun peradaban” maka NTT menjadi salah satu titik utama Harlah.
Di NTT pula, PBNU akan memulai kerja peradaban dengan membantu para nelayan lokal. “Kita akan membuat kata menjadi kerja dan kerja yang bisa diukur,” ujar Gus Yahya.
Kerja yang dimaksudnya adalah PBNU akan memulai di NTT dengan merangkul nelayan dan memberikan bantuan bagi nelayan. Tak hanya di NTT pemberdayaan kampung nelayan juga telah dilakukan penandatangan MoU dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Ada banyak daerah pesisir yang nantinya dirangkul untuk melakukan pemberdayaan masyarakat nelayan ini. Gus Yahya menuturkan, sebelum NTT, Harlah NU juga digelar di Kalimantan Timur pada 31 Januari 2022. Kenapa di Kalimantan Timur (Kaltim)? Karena Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin membangun Ibu Kota baru di Kaltim.
“Ini adalah gagasan yang sangat iconik dan ini mencerminkan visi membangun masa depan. Maka NU perlu hadir untuk bersama ikut membangun dan ikut serta menjadi bagian pembangunan ibukota yang baru,” ujar mantan Juru Bicara Gus Dur ini.
Setelah dari NTT, Harlah NU juga akan digelar di Palembang pada 12 Februari 2022. Dan pemilihan Palembang karena daerah ini adalah tempat Sriwijaya membangun peradaban yang tercatat sebagai yang terbesar dan pernah ada di Indonesia.
Di NTT pula, PBNU akan memulai kerja peradaban dengan membantu para nelayan lokal. “Kita akan membuat kata menjadi kerja dan kerja yang bisa diukur,” ujar Gus Yahya.
Kerja yang dimaksudnya adalah PBNU akan memulai di NTT dengan merangkul nelayan dan memberikan bantuan bagi nelayan. Tak hanya di NTT pemberdayaan kampung nelayan juga telah dilakukan penandatangan MoU dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Ada banyak daerah pesisir yang nantinya dirangkul untuk melakukan pemberdayaan masyarakat nelayan ini. Gus Yahya menuturkan, sebelum NTT, Harlah NU juga digelar di Kalimantan Timur pada 31 Januari 2022. Kenapa di Kalimantan Timur (Kaltim)? Karena Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin membangun Ibu Kota baru di Kaltim.
“Ini adalah gagasan yang sangat iconik dan ini mencerminkan visi membangun masa depan. Maka NU perlu hadir untuk bersama ikut membangun dan ikut serta menjadi bagian pembangunan ibukota yang baru,” ujar mantan Juru Bicara Gus Dur ini.
Setelah dari NTT, Harlah NU juga akan digelar di Palembang pada 12 Februari 2022. Dan pemilihan Palembang karena daerah ini adalah tempat Sriwijaya membangun peradaban yang tercatat sebagai yang terbesar dan pernah ada di Indonesia.
Lihat Juga :