Arab Saudi Apresiasi Kedisiplinan Jamaah Umrah Indonesia
Jum'at, 04 Februari 2022 - 22:19 WIB
loading...
A
A
A
"Alhamdulillah, hasil dari komunikasi Kementerian Agama dengan Menteri Haji Arab Saudi, bahwa update di Arab Saudi, tidak ada jamaah umrah yang bermasalah dokumennya," kata Hilman dikutip dalam laman resmi Kemenag, Jumat, (4/2/2022).
Pasalnya, sampai saat ini seluruh jamaah umrah Indonesia selama di Saudi, baik ketika datang, usai karantina, dan sebelum kembali ke Indonesia (di test PCR sebanyak 3 kali) seluruhnya menunjukkan hasilnya negatif.
Lalu tidak ada satupun yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 saat di tanah suci. "Update terkait dengan keaslian dan kelengkapan dokumen, sesuai dengan komitmen Kementerian Agama dengan Menteri Haji Arab Saudi. Dokumen jamaah umrah alhamdulillah aman semua dan mereka dapat menjalankan ibadah umrah sesuai prosedur," ucap Hilman.
Hilman menyampaikan, Kemenag terus berkomitmen untuk memupuk kepercayaan ini. Pihaknya akan mengawal agar jamaah umrah Indonesia tetap bisa disiplin dan memenuhi persyaratan yang berlaku.
"Peran Kementerian Agama dalam membangun kepercayaan itu cukup berat. Namun, kita akan terus pupuk dan terus berkomunikasi secara intensif, baik di dalam atau luar negeri sehingga jamaah umrah dapat terus menjalankan ibadah sesuai prosedur," tutur dia.
Pasalnya, sampai saat ini seluruh jamaah umrah Indonesia selama di Saudi, baik ketika datang, usai karantina, dan sebelum kembali ke Indonesia (di test PCR sebanyak 3 kali) seluruhnya menunjukkan hasilnya negatif.
Lalu tidak ada satupun yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 saat di tanah suci. "Update terkait dengan keaslian dan kelengkapan dokumen, sesuai dengan komitmen Kementerian Agama dengan Menteri Haji Arab Saudi. Dokumen jamaah umrah alhamdulillah aman semua dan mereka dapat menjalankan ibadah umrah sesuai prosedur," ucap Hilman.
Hilman menyampaikan, Kemenag terus berkomitmen untuk memupuk kepercayaan ini. Pihaknya akan mengawal agar jamaah umrah Indonesia tetap bisa disiplin dan memenuhi persyaratan yang berlaku.
"Peran Kementerian Agama dalam membangun kepercayaan itu cukup berat. Namun, kita akan terus pupuk dan terus berkomunikasi secara intensif, baik di dalam atau luar negeri sehingga jamaah umrah dapat terus menjalankan ibadah sesuai prosedur," tutur dia.
(maf)
Lihat Juga :