Jenderal Dudung Dilaporkan ke Puspomad, Panglima TNI Diminta Gelar Pertemuan dengan Ulama
Jum'at, 04 Februari 2022 - 08:33 WIB
loading...
A
A
A
Terkait pernyataan Dudung yang dilaporkan ke Puspumad, Eka meminta semua pihak, termasuk pelapor menempuh jalur tabayun terlebih dahulu. Menurut Eka, Tabayun merupakan langkah yang sangat penting untuk mengetahui maksud dan tujuan apa yang disampaikan Jenderal Dudung.
"Menurut saya, akan lebih bijak kita lihat tujuannya, tidak hanya fokus kepada kesalahannya. Bukankah Pak Dudung menyampaikan beliau ketika berdoa dalam bahasa Indonesia, doanya doa kebaikan ingin menolong orang lain, mungkin cara penyampaian Pak Dudung dapat menimbulkan salah tafsir, tapi jangan lupa dilihat tujuannya beliau juga baik. Yang salah itu kalau kita tidak pernah berdoa," katanya.
Baca juga: Berdoa Pakai Bahasa Indonesia, Jenderal Dudung: Tuhan Kita Bukan Orang Arab
Eka juga meminta semua pihak terus menjunjung persatuan dan kesatuan bangsa. Hal-hal yang berpotensi memecah belah bangsa harus dihindari. "Rakyat, TNI, dan ulama jangan sampai dibentur-benturkan. Kita tujuannya ingin merekatkan dan menyejukkan semua pihak, agar bangsa ini terus damai dan nyaman," katanya.
"Menurut saya, akan lebih bijak kita lihat tujuannya, tidak hanya fokus kepada kesalahannya. Bukankah Pak Dudung menyampaikan beliau ketika berdoa dalam bahasa Indonesia, doanya doa kebaikan ingin menolong orang lain, mungkin cara penyampaian Pak Dudung dapat menimbulkan salah tafsir, tapi jangan lupa dilihat tujuannya beliau juga baik. Yang salah itu kalau kita tidak pernah berdoa," katanya.
Baca juga: Berdoa Pakai Bahasa Indonesia, Jenderal Dudung: Tuhan Kita Bukan Orang Arab
Eka juga meminta semua pihak terus menjunjung persatuan dan kesatuan bangsa. Hal-hal yang berpotensi memecah belah bangsa harus dihindari. "Rakyat, TNI, dan ulama jangan sampai dibentur-benturkan. Kita tujuannya ingin merekatkan dan menyejukkan semua pihak, agar bangsa ini terus damai dan nyaman," katanya.
(abd)
Lihat Juga :