Terbongkar! Sandi Pilih Anies Bukan untuk Lawan Ahok tapi Tandingi AHY
Jum'at, 04 Februari 2022 - 06:44 WIB
loading...
A
A
A
”Karena perkembangan saat itu sangat cepat. Perhitungan saya yang awalnya akan ada dua calon, kubu Pak Basuki dan non Pak Basuki, kan DKI Jakarta itu 50% plus 1. Tapi ternyata mendapatkan tiga calon. Itu belum ada di skenario pertama saya. Konstelasi berubah total,” ujar dia.
Setelah mempertimbangkan masukan teman dan sejumlah tokoh DKI, Sandi akhirnya menemukan strategi menghadapi langkah SBY menyodorkan AHY. ”Karena itu kan strategi yang sangat wow, mengagetkan, Pak SBY memutuskan Mas AHY yang maju. Waktu itu semua perhatian terpusat ke Mas AHY. Bagaimana saya bisa menciptakan satu strategi tandingan? Anies Baswedan jawabannya,” tutur Sandi.
Setelah meyakini Anies sebagai jawaban atas langkah SBY, urusan Sandi belum selesai. Perjuangan terberatnya adalah meyakinkan partai pengusung, yaitu Gerindra dan PKS. ”Sampai seharian saya tidak tidur di Kertanegara waktu itu. Pak Prabowo sampai bilang ya sudahlah kalau memang tidak ada titik temu. Fadli Zon yang akhirnya menjadi connector antara tiga titik yang punya kepentingan untuk memiliki calon bersama di Pilgub DKI, yaitu Gerindra, PKS, dan kami (Anies-Sandi),” kata Sandi.
Setelah mempertimbangkan masukan teman dan sejumlah tokoh DKI, Sandi akhirnya menemukan strategi menghadapi langkah SBY menyodorkan AHY. ”Karena itu kan strategi yang sangat wow, mengagetkan, Pak SBY memutuskan Mas AHY yang maju. Waktu itu semua perhatian terpusat ke Mas AHY. Bagaimana saya bisa menciptakan satu strategi tandingan? Anies Baswedan jawabannya,” tutur Sandi.
Setelah meyakini Anies sebagai jawaban atas langkah SBY, urusan Sandi belum selesai. Perjuangan terberatnya adalah meyakinkan partai pengusung, yaitu Gerindra dan PKS. ”Sampai seharian saya tidak tidur di Kertanegara waktu itu. Pak Prabowo sampai bilang ya sudahlah kalau memang tidak ada titik temu. Fadli Zon yang akhirnya menjadi connector antara tiga titik yang punya kepentingan untuk memiliki calon bersama di Pilgub DKI, yaitu Gerindra, PKS, dan kami (Anies-Sandi),” kata Sandi.
(muh)
Lihat Juga :