Perayaan Tahun Baru Imlek, Partai Perindo: Wujud Persatuan dan Kesatuan Bangsa di Tengah Keberagaman

Selasa, 01 Februari 2022 - 18:13 WIB
loading...
Perayaan Tahun Baru...
Ketua DPP Partai Perindo Bidang Sosial Yerry Tawalujan mengatakan, perayaan Tahun Baru Imlek merupakan wujud persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Partai Persatuan Indonesia (Perindo) menyebut perayaan Tahun Baru Imlek merupakan wujud persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman.

Ketua DPP Partai Perindo Bidang Sosial Yerry Tawalujan mengatakan Tahun Baru Imlek telah ditetapkan sebagai hari libur nasional sejak 1 Februari 2003, hal ini menandakan bahwa pemerintah mengakui keberadaan dan hak-hak masyarakat Tionghoa di Indonesia.

"Bagi Partai Perindo, Tahun Baru Imlek yang diperingati oleh warga keturunan Tionghoa adalah wujud persatuan dan kesatuan bangsa. Persatuan di tengah kepelbagaian, keberagaman," ungkap Yerry, Selasa (1/2/2022).

Baca juga: Wapres Harap Tahun Baru Imlek Semakin Mempererat Kerukunan dan Persaudaraan

Dalam perayaan Hari Raya Imlek atau Tahun Baru China 2573 Macan Air yang diperingati hari ini, Yerry menekankan pentingnya untuk terus meningkatkan tali persatuan, gorong-gorong dan kesetiakawanan di tengah masyarakat. "Harapan kami dengan perayaan Hari Imlek ini, semangat persatuan semakin dipupuk. Selain itu, semangat gotong royong dan kesetiakawanan makin ditingkatkan," kata Yerry.

Baca juga: Jokowi Ucapkan Selamat Tahun Baru Imlek: Lampion Harapan Harus Tetap Diapungkan di Masa Sulit

Yerry menuturkan semangat itu harus diwujudkan bersama-sama dengan membantu masyarakat termarjinalkan dan warga tidak mampu guna memperkuat persatuan serta persaudaraan sesama anak bangsa.

"Yang kuat membantu yang lemah, yang kaya membantu yang miskin, sehingga persaudaraan dan persatuan bangsa itu makin konkret dan terasa di masyarakat," ujar Yerry yang juga selaku Ketua Umum DPP Gerkindo, sayap Partai Perindo ini.

Dikatakan Yerry apapun latar belakang etnis, suku, agama dan kepercayaan, semua sudah dipersatukan menjadi satu bangsa, bangsa Indonesia. "Jadi, harus menghargai dan menerima sesama anak bangsa, walaupun dari etnis yang berbeda," ungkap Yerry.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
PHK Massal Berisiko...
PHK Massal Berisiko Gerus Kelas Menengah, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Dorong Insentif Dunia Usaha
Perindo Ajak Tokoh Muda...
Perindo Ajak Tokoh Muda Indonesia Timur Ambil Peran Menuju 2029
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Keterbatasan SDM Jadi...
Keterbatasan SDM Jadi Tantangan di Papua, Talius Tabuni Dukung Penguatan Program Beasiswa Puncak Cerdas
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Ringankan Beban Warga Kendari
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Sultra Diserbu Warga
Rekomendasi
Rekor Terburuk Sejak...
Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
Berita Terkini
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved