Kasus Covid-19 Melonjak, PERSI Sebut Keterisian Tempat Tidur Nasional Longgar

Sabtu, 29 Januari 2022 - 13:59 WIB
loading...
Kasus Covid-19 Melonjak,...
Wakil Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Koesmedi Priharto menyebut tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) nasional masih longgar. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Kasus Covid-19 merangkak naik berdasarkan data harian nasional Jumat (28/1) kenaikan mencapai 9.905 kasus, 2.028 sembuh dan 7 meninggal dunia. Namun, Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) menyebut tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) nasional masih longgar.

"Alhamdulillah. Untuk kapasitas hari ini yang kapasitas DKI ya 3.900 atau 45 persen, tapi kalau nasional masih longgar sekali," ujar Wakil Ketua PERSI Koesmedi Priharto dalam diskusi di YouTube MNC Trijaya, Sabtu (29/1/2022). Baca juga: Kemenkes Klaim Kasus Covid-19 Indonesia Paling Terkendali di Asia

"Yang tinggi memang kan DKI ya," sambungnya.



Namun, Kusmedi mengatakan apabila diluaskan kapasitas tempat tidur di DKI menjadi 11.000 maka angka BOR akan kecil.

"BOR-nya 45 persen tapi itu sekitar tempat tidur yang 3.900 artinya tempat tidur yang disiapkan pada kondisi tidak serangan hebat ya artinya tidak perluasan kasus banyak sehingga dari 1.750an itu BOR-nya 45 persen. Tapi kalau dibanding dengan kapasitas maksimal yang disiapkan oleh DKI sekitar 11.000 maka BOR-nya masih di 16 persen," jelasnya.

Lebih lanjut, menurut Kusmedi selain menyiapkan 11.000 tempat tidur isolasi. Sebanyak 611 ICU juga disiapkan menghadapi lonjakkan kasus Covid-19. Baca juga: Kasus Harian Covid-19 Nyaris Sentuh 10.000, Kemenkes: Angka Kematian Masih Terkendali

"Kalau kapasitas diluaskan itu sekitar 11.000 untuk tempat tidurnya. Dengan tempat tidur isolasi sekitar 611 tempat tidur ICU," tuturnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Omicron Arcturus Terdeteksi,...
Omicron Arcturus Terdeteksi, Vaksin dan Prokes saat Mudik Lebaran Penting
Update Covid-19 per...
Update Covid-19 per 2 April 2023: Bertambah 403 Kasus, 4 Orang Meninggal
Covid-19 Per 29 Maret...
Covid-19 Per 29 Maret 2023, Bertambah 580 Kasus dan 3 Orang Meninggal
Update Covid-19 per...
Update Covid-19 per 9 Februari 2023: Bertambah 220 Kasus, Meninggal 3 Orang
Update Covid-19 per...
Update Covid-19 per 7 Februari 2023: Bertambah 392 Kasus, 9 Orang Meninggal
Update Covid-19 per...
Update Covid-19 per 5 Februari 2023: Bertambah 171 Kasus, 1 Orang Meninggal
Kasus Covid-19 di Singapura...
Kasus Covid-19 di Singapura Ngegas, Epidemiologi Pastikan Indonesia Masih Aman
Kemenkes Sebut Covid-19...
Kemenkes Sebut Covid-19 Varian JN.1 Tidak Ganas
Ini Penyebab Kasus Covid-19...
Ini Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Melonjak, Salah Satunya Mutasi Virus
Rekomendasi
Piala Dunia 2026, Spanyol...
Piala Dunia 2026, Spanyol Ditahan Imbang Tim Gurem Cape Verde di Babak Pertama
SPMB Jateng 2026 Dibuka,...
SPMB Jateng 2026 Dibuka, Cek Tata Cara Pemilihan Sekolah Tujuan
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Berita Terkini
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Naik, Salah Satunya Mutasi Virus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved