Satgas Covid-19: Hasil Uji Sequencing, Varian Omicron Sudah Mendominasi
Sabtu, 29 Januari 2022 - 11:18 WIB
loading...
A
A
A
“Dari data GISAID kemarin menunjukkan ada 1.857 kasus Omicron ya. Tetapi karena kita sudah menemukan kasus Omicron pada transmisi lokal, melakukan whole genome sequencing untuk memastikan Omicron atau tidak, secara terus-menerus tentu akan menjadi sangat mahal,” kata Sonny.
Namun, Sonny meminta agar semua pihak tidak panik meski kasus Covid-19 juga mulai naik. “Pertama dengan arahan bapak Presiden sudah jelas sekali ya, kita tidak perlu panik karena sebetulnya kita sudah belajar banyak ini, kita belajar banyak dari gelombang pertama di Januari- Februari 2021 dan gelombang kedua di Juni, Juli, Agustus 2021.”
Jadi, kata Sonny, belajar dari kenaikan kasus Covid-19 sebelumnya, sudah dilakukan antisipasi oleh pemerintah. “Pertama dalam hal deteksi, kedua dalam hal proteksi, yang ketiga dalam hal literasi. Itu kita gencarkan menerus.” Baca juga: Sebanyak 2.525 Warga DKI Jakarta Terpapar Covid-19 Varian Omicron
“Dan juga pemerintah sudah menyiapkan ya bagaimana kesiapan rumah sakit ya, termasuk obat-obatan, peralatan kesehatan, tenaga kesehatan dan seterusnya,” tegasnya.
Namun, Sonny meminta agar semua pihak tidak panik meski kasus Covid-19 juga mulai naik. “Pertama dengan arahan bapak Presiden sudah jelas sekali ya, kita tidak perlu panik karena sebetulnya kita sudah belajar banyak ini, kita belajar banyak dari gelombang pertama di Januari- Februari 2021 dan gelombang kedua di Juni, Juli, Agustus 2021.”
Jadi, kata Sonny, belajar dari kenaikan kasus Covid-19 sebelumnya, sudah dilakukan antisipasi oleh pemerintah. “Pertama dalam hal deteksi, kedua dalam hal proteksi, yang ketiga dalam hal literasi. Itu kita gencarkan menerus.” Baca juga: Sebanyak 2.525 Warga DKI Jakarta Terpapar Covid-19 Varian Omicron
“Dan juga pemerintah sudah menyiapkan ya bagaimana kesiapan rumah sakit ya, termasuk obat-obatan, peralatan kesehatan, tenaga kesehatan dan seterusnya,” tegasnya.
(kri)
Lihat Juga :