Soal Kerangkeng di Rumah Bupati Langkat, Menko Muhadjir: Saya Tak Yakin Seburuk Itu
Kamis, 27 Januari 2022 - 06:01 WIB
loading...
Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy turut angkat bicara soal kerangkeng di rumah Bupati Langkat Nonaktif Terbit Rencana Perangin Angin. Foto: Antara
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy turut angkat bicara terkait kerangkeng di rumah Bupati Langkat Nonaktif Terbit Rencana Perangin Angin.
Muhadjir meyakini Terbit Rencana Perangin Angin tidak memiliki tabiat buruk terkait temuan kerangkeng manusia itu. Muhadjir mengakui penampakan kerangkeng itu memang terkesan tidak manusiawi.
Baca juga: Polri Tegaskan Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat Ilegal
"Tetapi hanya dengan hal itu tidak cukup dijadikan dasar untuk menyimpulkan bahwa telah terjadi semacam praktik perbudakan," ucap Muhadjir kepada MNC Portal, Kamis (27/1/2022).
Berdasarkan bukti awal, kerangkeng tersebut ternyata berfungsi sebagai tempat rehabilitasi pelaku narkotika. Karena itulah, Muhadjir merasa tidak yakin perbuatan Bupati Langkat itu ditujukan untuk perbudakan modern.
"Saya tidak yakin sebagai seorang bupati yang bersangkutan punya tabiat seburuk itu. Apalagi bukti awal menunjukkan bahwa di tempat itu juga berfungsi sebagai tempat untuk menangani dan memulihkan para pecandu narkoba," tuturnya.
Muhadjir meyakini Terbit Rencana Perangin Angin tidak memiliki tabiat buruk terkait temuan kerangkeng manusia itu. Muhadjir mengakui penampakan kerangkeng itu memang terkesan tidak manusiawi.
Baca juga: Polri Tegaskan Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat Ilegal
"Tetapi hanya dengan hal itu tidak cukup dijadikan dasar untuk menyimpulkan bahwa telah terjadi semacam praktik perbudakan," ucap Muhadjir kepada MNC Portal, Kamis (27/1/2022).
Berdasarkan bukti awal, kerangkeng tersebut ternyata berfungsi sebagai tempat rehabilitasi pelaku narkotika. Karena itulah, Muhadjir merasa tidak yakin perbuatan Bupati Langkat itu ditujukan untuk perbudakan modern.
"Saya tidak yakin sebagai seorang bupati yang bersangkutan punya tabiat seburuk itu. Apalagi bukti awal menunjukkan bahwa di tempat itu juga berfungsi sebagai tempat untuk menangani dan memulihkan para pecandu narkoba," tuturnya.
Lihat Juga :