Di Depan Wakil Ketua KPK, Partai Perindo: Korupsi Harus Dijadikan Musuh Bersama!
Jum'at, 21 Januari 2022 - 19:40 WIB
loading...
A
A
A
Seruan itu disampaikan Chris, karena indeks korupsi di Indonesia belum seluruhnya menurun. Supply dan demand terjadinya korupsi masih tetap berlangsung. Disparitas ini masih bermunculan lantaran desain besar pemberantasan korupsi tidak sama dengan realitas memberangus korupsi dalam kehidupan sehari-hari.
"Selama kondisi ini masih begini terus, mungkin tidak akan bisa nol korupsi di negara kita, karena kita tidak memperlakukan korupsi sebagai musuh bersama," katanya.
Baca juga: Perindo Berharap Ada Sistem yang Menjamin Transparansi untuk Cegah Korupsi
Menurutnya, dalam menghadapi tantangan korupsi ke depan, seluruh pihak harus mampu menciptakan suatu sistem yang menjamin terjadinya transparansi sesuai tuntutan zaman.
Arah mendesain suatu sistem yang bersih tersebut sudah mulai terlihat di era digital saat ini seperti tersedianya e-catalogue, e-government, e-court dan lainnya.
"Semua yang terdigitalisasi pasti akan mengurangi interaksi antarpihak. Ketika interaksi antarpihak tidak terjadi rasanya akan susah untuk menemukan ruang-ruang gelap terjadi kesepakatan-kesepakatan yang koruptif," tegas Chris.
Sementara itu, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan fungsi dan peran partai politik adalah sebagai pilar demokrasi. Parpol juga berperan sebagai agregasi kepentingan rakyat dan sarana partisipasi politik serta kaderisasi pemimpin bangsa.
"Selama kondisi ini masih begini terus, mungkin tidak akan bisa nol korupsi di negara kita, karena kita tidak memperlakukan korupsi sebagai musuh bersama," katanya.
Baca juga: Perindo Berharap Ada Sistem yang Menjamin Transparansi untuk Cegah Korupsi
Menurutnya, dalam menghadapi tantangan korupsi ke depan, seluruh pihak harus mampu menciptakan suatu sistem yang menjamin terjadinya transparansi sesuai tuntutan zaman.
Arah mendesain suatu sistem yang bersih tersebut sudah mulai terlihat di era digital saat ini seperti tersedianya e-catalogue, e-government, e-court dan lainnya.
"Semua yang terdigitalisasi pasti akan mengurangi interaksi antarpihak. Ketika interaksi antarpihak tidak terjadi rasanya akan susah untuk menemukan ruang-ruang gelap terjadi kesepakatan-kesepakatan yang koruptif," tegas Chris.
Sementara itu, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan fungsi dan peran partai politik adalah sebagai pilar demokrasi. Parpol juga berperan sebagai agregasi kepentingan rakyat dan sarana partisipasi politik serta kaderisasi pemimpin bangsa.
Lihat Juga :