Waketum MUI Anwar Abbas Sebut Demokrasi Tanpa Oposisi Terasa Hambar
Jum'at, 21 Januari 2022 - 09:26 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kerap Kritik Keras, Anwar Abbas Tegaskan Jokowi Tak Pernah Melarangnya
"Akhirnya orang-orang yang masih punya hati dan pikiran jernih tersebut kehidupannya menjadi diliputi oleh ketakutan-ketakutan karena apa pun yang mereka buat dan lakukan selalu digebuk, diawasi dan dicurigai oleh pihak-pihak tertentu yang katanya siap untuk memenjarakan yang bersangkutan bila mereka berani bicara berbeda dengan apa yang dimaui oleh rezim yang berkuasa,"kata dia.
Hal ini, kata Anwar tentu jelas tidak baik dan tidak sehat bagi kehidupan bangsa ke depan karena akan membuat anak-anak bangsa lebih bersifat pragmatis serta tidak tahan terhadap kritik. Maka nantinya mereka tidak siap untuk menerima kebenaran dan masukan dari pihak lain, padahal hal itu sangat diperlukan jika ingin maju.
"Kalau hal ini terus berlangsung di negeri ini maka tentu yang akan kita dapat adalah kerugian besar. Karena dia akan membuat bangsa ini tidak lagi akan menjadi bangsa yang kreatif dan inovatif. Hal ini tentu jelas tidak kita inginkan karena dia akan membuat bangsa ini menjadi bangsa yang tidak akan mampu bersaing dengan negara-negara lain di dunia karena mereka telah kehilangan keberanian dan kebebasannya serta tidak lagi berani melakukan inovasi-inovasi dan kreativitasnya,” tuturnya.
"Akhirnya orang-orang yang masih punya hati dan pikiran jernih tersebut kehidupannya menjadi diliputi oleh ketakutan-ketakutan karena apa pun yang mereka buat dan lakukan selalu digebuk, diawasi dan dicurigai oleh pihak-pihak tertentu yang katanya siap untuk memenjarakan yang bersangkutan bila mereka berani bicara berbeda dengan apa yang dimaui oleh rezim yang berkuasa,"kata dia.
Hal ini, kata Anwar tentu jelas tidak baik dan tidak sehat bagi kehidupan bangsa ke depan karena akan membuat anak-anak bangsa lebih bersifat pragmatis serta tidak tahan terhadap kritik. Maka nantinya mereka tidak siap untuk menerima kebenaran dan masukan dari pihak lain, padahal hal itu sangat diperlukan jika ingin maju.
"Kalau hal ini terus berlangsung di negeri ini maka tentu yang akan kita dapat adalah kerugian besar. Karena dia akan membuat bangsa ini tidak lagi akan menjadi bangsa yang kreatif dan inovatif. Hal ini tentu jelas tidak kita inginkan karena dia akan membuat bangsa ini menjadi bangsa yang tidak akan mampu bersaing dengan negara-negara lain di dunia karena mereka telah kehilangan keberanian dan kebebasannya serta tidak lagi berani melakukan inovasi-inovasi dan kreativitasnya,” tuturnya.
(cip)
Lihat Juga :