Paguyuban Pasundan Tuntut Arteria Dahlan Minta Maaf Secara Terbuka
Rabu, 19 Januari 2022 - 17:27 WIB
loading...
Paguyuban Pasundan mendesak politikus PDIP Arteria Dahlan meminta maaf secara terbuka kepada suku Sunda. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
BANDUNG - Kritik politikus PDIP Arteria Dahlan terkait penggunaan Bahasa Sunda dalam forum formal terus menuai protes dari masyarakat, salah satunya Paguyuban Pasundan . Organisasi budaya Sunda yang berdiri sejak 1913 itu menuntut anggota Komisi III DPR itu meminta maaf secara terbuka.
Ketua Umum Pengurus Besar Paguyuban Pasundan, Prof. Dr. H.M Didi Turmudzi, MSi mengatakan, apa yang dikatakan oleh Arteri Dahlan dalam rapat dengar pendapat di Komisi II DPR RI sunggung menyinggung dan melukai masyarakat Sunda.
"Oleh karenanya, kami (Paguyuban Pasundan) ingin agar Pak Arteria Dahlan segera minta maaf kepada masyarakat Sunda untuk menghindari polemik yang lebih besar," tegas Didi dalam keterangan resminya, Rabu (19/1/2022).
Baca juga: Sentil Arteria Dahlan, Fadli Zon: Saya Bangga Bisa Bahasa Sunda
Menurut Didi, sebagai politisi, Arteria seharusnya memiliki jiwa patriot dan menghormati setiap keberagaman suku bangsa yang ada di Indonesia, termasuk di dalamnya suku Sunda.
Didi pun menyesalkan pernyataan sensitif yang terlontar dari seorang anggota DPR RI yang notabene dipilih oleh rakyat dalam forum terbuka dan disaksikan oleh seluruh rakyat Indonesia. Didi bahkan menganggap pernyataan Arteria sebagai rasisme.
Padahal menurut dia, anggota dewan seharusnya paham tentang sejarah perjuangan bangsanya dan sangat mengerti tentang kebhinekaan yang tentunya harus dijaga oleh segenap bangsa.
Ketua Umum Pengurus Besar Paguyuban Pasundan, Prof. Dr. H.M Didi Turmudzi, MSi mengatakan, apa yang dikatakan oleh Arteri Dahlan dalam rapat dengar pendapat di Komisi II DPR RI sunggung menyinggung dan melukai masyarakat Sunda.
"Oleh karenanya, kami (Paguyuban Pasundan) ingin agar Pak Arteria Dahlan segera minta maaf kepada masyarakat Sunda untuk menghindari polemik yang lebih besar," tegas Didi dalam keterangan resminya, Rabu (19/1/2022).
Baca juga: Sentil Arteria Dahlan, Fadli Zon: Saya Bangga Bisa Bahasa Sunda
Menurut Didi, sebagai politisi, Arteria seharusnya memiliki jiwa patriot dan menghormati setiap keberagaman suku bangsa yang ada di Indonesia, termasuk di dalamnya suku Sunda.
Didi pun menyesalkan pernyataan sensitif yang terlontar dari seorang anggota DPR RI yang notabene dipilih oleh rakyat dalam forum terbuka dan disaksikan oleh seluruh rakyat Indonesia. Didi bahkan menganggap pernyataan Arteria sebagai rasisme.
Padahal menurut dia, anggota dewan seharusnya paham tentang sejarah perjuangan bangsanya dan sangat mengerti tentang kebhinekaan yang tentunya harus dijaga oleh segenap bangsa.
Lihat Juga :